Bandar Lampung (Humas) --- Usai membuka secara resmi Bandar Lampung Expo 2026, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Dr. H. Tomsi Tohir, M.Si., bersama Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, beserta rombongan meninjau sejumlah paviliun pameran di Gedung Graha Mandala Alam, Kedaton, Jumat (17/7/2026) malam. Salah satu stand yang dikunjungi adalah stand Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat berbagai informasi layanan publik, program prioritas, serta tugas dan fungsi Kementerian Agama yang ditampilkan kepada masyarakat. Stand Kemenag Kota Bandar Lampung menghadirkan berbagai informasi pelayanan keagamaan, pendidikan, penyelenggaraan haji dan umrah, zakat dan wakaf, bimbingan masyarakat Islam, serta layanan lintas agama yang menjadi bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada stand Kemenag. Menurutnya, keikutsertaan Kemenag dalam Bandar Lampung Expo merupakan wujud dukungan terhadap pembangunan daerah sekaligus sarana mendekatkan layanan dan informasi kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, pembukaan Bandar Lampung Expo Tahun 2026 berlangsung sangat meriah. Alhamdulillah Kementerian Agama dapat berpartisipasi melalui stand yang menyajikan informasi mengenai seluruh tugas dan fungsi Kementerian Agama Kota Bandar Lampung kepada masyarakat," ujar Erwinto.
Ia berharap kehadiran stand Kemenag dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai layanan yang diselenggarakan Kementerian Agama serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan harmonis.
Mengusung tema "Bandar Lampung Bersinar", Bandar Lampung Expo 2026 akan berlangsung hingga 24 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi ajang promosi potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta pembangunan Kota Bandar Lampung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang tangguh, mandiri, dan berbudaya di Pulau Sumatera.