Way Kanan MTsN 1
(Humas)– Pembelajaran Pendidikan
Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MTsN 1 Way Kanan pada Kamis,
12/02/2026, berlangsung penuh semangat. Materi atletik yang difokuskan pada
teknik start lari, yakni start jongkok, start berdiri, dan start melayang,
menjadi perhatian utama siswa. Kegiatan praktik yang dilaksanakan di lapangan
madrasah tersebut berjalan tertib dan interaktif.
Guru mata
pelajaran PJOK, Novi Sefriana, secara langsung menjelaskan sekaligus
mempraktikkan teknik dasar dari masing-masing jenis start. Ia memperagakan
posisi tubuh, tumpuan kaki, ayunan tangan, hingga aba-aba yang benar saat
memulai lari. Penjelasan dilakukan secara bertahap agar siswa dapat memahami
perbedaan teknik dan penerapannya dalam perlombaan atletik.
Menurut Novi
Sefriana, pemahaman terhadap materi ini sangat penting karena dalam waktu dekat
siswa akan menghadapi Ujian Tengah Semester (UTS). Selain diuji secara teori,
keterampilan praktik juga menjadi bagian dari penilaian. “Materi ini perlu
benar-benar dipahami dan mampu dipraktikkan dengan baik karena akan menjadi
salah satu bahan pengambilan nilai ujian praktik siswa,” ujarnya di sela kegiatan
pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti arahan guru. Mereka bergantian mencoba teknik start jongkok yang biasa digunakan dalam lomba lari jarak pendek, start berdiri untuk lari jarak menengah, serta start melayang yang menuntut koordinasi dan kecepatan reaksi. Suasana pembelajaran terlihat dinamis dengan sesekali terdengar semangat dan tepuk tangan dari teman-teman yang menyaksikan.
Wakil Kepala
Madrasah Bidang Kurikulum Susi Herawati turut memberikan apresiasi terhadap
pelaksanaan pembelajaran tersebut. Ia menegaskan bahwa setiap guru harus mampu
menyajikan materi dengan cara yang mudah dipahami serta menyenangkan bagi
siswa. Hal ini sejalan dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang
menekankan pendekatan humanis, membangun kedekatan emosional, dan menumbuhkan
semangat belajar.
Melalui pembelajaran praktik atletik ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan dasar yang baik dalam cabang olahraga lari. Selain meningkatkan kesiapan menghadapi UTS, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk siswa yang sehat, aktif, dan berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. (Humas)
Penulis : Khabib
Editor : Anggithya
