Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Semarak HUT RI Ke 79 MIN 1 Bandar Lampung Gelar Lomba dan ditutup Pawai Kemerdekaan

Jumat, 16 Agustus 2024 Humas Bandar Lampung
Semarak HUT RI Ke 79 MIN 1 Bandar Lampung Gelar Lomba dan ditutup Pawai Kemerdekaan
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, MIN 1 (Humas) --- Semarak HUT RI ke 79 MIN 1 Bandar Lampung gelar lomba pada Selasa-Kamis 13-15 Agustus yang diadakan di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bandar Lampung. Jum'at, (16/08/24).

 

Lomba-lomba yang diadakan diikuti oleh anak-anak dari kelas 1 sampai kelas 6 dan ada lomba khusus untuk guru. Untuk lomba kebersihan kelas dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 13/08/2024  diikiti oleh kelas 1 sampai kelas 6 dan lomba mewarnai untuk kelas 1 dan 2.



 

Dihari Rabu setelah upacara hari Pramuka dilanjutkan dengan perlombaan balap kelereng untuk kelas 1 dan 2, dihari yang sama estafet/memindahkan air untuk kelas 3 dan 4. Dihari Kamis ada 3 macam lomba yaitu lomba makan kerupuk kelas 1 dan 2, lomba masukkan pensil dibotol untuk kelas 4 dan 5, dan lomba balap karung untuk kelas 3, 4, 5 dan 6.

Dihari yang sama ada lomba joget balon untuk dewan guru dan staf MIN 1 Bandar Lampung.

 

Puncak acara semarak HUT RI ke-79 ditutup dengan pawai kemerdekaan dengan menggunakan pakaian adat dan profesi, Ustadz Roni sebagai Ketua Panitia sekaligus Koordinator Bidang Kesiswaan menyampaikan terima kasih pada panitia penanggung jawab tiap cabang lomba yang telah dilaksanakan. " Ucapan terima kasih kepada bapak ibu sebagai penanggung jawab perlombaan yang telah melaksanakan perlombaan semoga dengan adanya perlombaan ini menambah persatuan dan kebersamaan kita". Ucapnya.



 

Ditempat yang sama Hizbuddin Burmelli kepala MIN 1 Bandar Lampung, pada saat pembukaan pawai mengajak menjaga nilai-nilai persatuan dan semangat gotong royong serta mencintai budaya sendiri. "Kita sudah merdeka 79 tahun lamanya itu berkat ada nilai-nilai persatuan para pejuang para pahlawan dulu, maka mari kita rawat persatuan dan saling gotong royong." Ajaknya.

"Dengan adanya pawai menggunakan pakaian adat dan profesi ini mari kita cintai budaya kita, kalau bukan kita siapa lagi yang akan mencintai budaya kita sendiri." Tutupnya. (Alwin/Gapian/Muhollin)


Editor : Fadilah