Tanggamus Kemenag (Humas) -- Kecamatan
Sumberejo kembali menghadirkan suasana edukatif dan penuh kehangatan melalui
kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang digelar bersama UPTD Puskesmas
Sumberejo. Kegiatan ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin (catin) yang
dijadwalkan melangsungkan pernikahan pada bulan Desember mendatang. Suasana
antusias tampak sejak awal, mencerminkan keseriusan para catin dalam
mempersiapkan diri memasuki kehidupan rumah tangga.
Pada sesi pertama, Ratnawiyah selaku Penyuluh Agama pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus menyampaikan materi bertema Lima Pilar Perkawinan. Penyampaian yang kreatif dan interaktif membuat suasana semakin hidup, terlebih konsep tersebut dikemas dalam “Tepuk Sakinah”, sebuah metode yang membantu peserta memahami nilai-nilai dasar perkawinan dengan cara yang mudah diingat dan menyenangkan.
Melalui materi tersebut, para
catin diajak memahami bahwa membangun keluarga bukan hanya soal kesiapan lahir,
tetapi juga pondasi batin yang kuat. Lima pilar yang disampaikan mencakup aspek
spiritual, emosional, komunikasi, tanggung jawab, dan komitmen, yang menjadi
fondasi penting dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Memasuki sesi kedua, giliran Fitri
dari UPTD Puskesmas Sumberejo membawakan materi mengenai kesehatan reproduksi.
Materi ini menjadi bekal penting bagi para catin, terutama dalam mempersiapkan
kehamilan yang sehat dan perencanaan keluarga yang matang. Penyampaian yang
sederhana namun sarat manfaat membuat para peserta mudah memahami pentingnya
menjaga kesehatan sejak sebelum menikah.
Para calon pengantin tampak
sangat antusias mengikuti rangkaian materi, terlebih materi kesehatan
reproduksi memberikan wawasan baru bagi mereka dalam membangun keluarga yang
kuat secara fisik dan mental. Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi, sehingga
para catin dapat langsung berkonsultasi terkait hal-hal yang selama ini mereka
ingin ketahui.
Melalui kegiatan Bimwin kolaboratif ini, KUA Kecamatan Sumberejo dan UPTD Puskesmas Sumberejo berharap para catin semakin siap mengarungi bahtera rumah tangga dengan pengetahuan dan pemahaman yang lebih matang. Pembekalan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terciptanya keluarga yang sehat, harmonis, serta siap menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga.(Frans/Mela basyar)