Way Kanan, MAN 1 (Humas). Dalam rangka menanamkan nilai-nilai religius dan memperkuat karakter spiritual siswa, MAN 1 Way Kanan melaksanakan kegiatan rutin sholat Dzuhur berjamaah yang diikuti oleh seluruh warga madrasah pada Senin (27/10). Kegiatan ini berlangsung di mushola madrasah dengan tertib dan khidmat. Setelah pelaksanaan sholat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kultum (kuliah tujuh menit) oleh salah satu siswa terpilih. Program ini menjadi bagian penting dari pembiasaan religius yang dikembangkan madrasah untuk membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan berdisiplin dalam beribadah.
Pelaksanaan sholat berjamaah dan kultum siswa ini dipandu langsung oleh guru bidang keagamaan yang bertugas sebagai pembina rohani. Setiap pekan, jadwal kultum diatur secara bergilir agar semua siswa berkesempatan tampil dan berlatih berbicara di depan umum. Dalam kultum kali ini, siswa menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga salat tepat waktu dan menjauhi sikap lalai terhadap kewajiban agama. Kegiatan berjalan lancar, disertai suasana penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan di antara para siswa dan guru.
Kegiatan keagamaan seperti sholat berjamaah dan kultum memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan aspek afektif dan sosial peserta didik. Berdasarkan teori pendidikan karakter Islam, pembiasaan ibadah bersama mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, rasa tanggung jawab moral, serta kemampuan komunikasi religius. Selain itu, praktik kultum juga melatih kepercayaan diri, kecerdasan emosional, dan kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan nilai-nilai keislaman secara argumentatif dan santun. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai rutinitas keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter holistik siswa.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menegaskan pentingnya konsistensi kegiatan ibadah berjamaah sebagai upaya menciptakan lingkungan madrasah yang religius dan berbudaya Islam. Ia berharap agar siswa tidak hanya berpartisipasi secara formal, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar lingkungan madrasah. Dengan pembinaan berkelanjutan, kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan kultum siswa diharapkan mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan ketakwaan kepada Allah SWT. (Joe)
Editor : Fadilah