Way Kanan, MIN 1 (Humas) -- Siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Way Kanan melaksanakan Ujian Praktik hari kedua pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian ujian praktik yang berlangsung pada 18ââ¬â20 Mei 2026 sebagai salah satu syarat kelulusan peserta didik kelas VI. Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Pada pelaksanaan ujian praktik hari kedua, siswa mengikuti praktik mata pelajaran SBDP dengan materi sablon taplak meja menggunakan metode setrika. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan madrasah dengan pengawasan guru pengampu mata pelajaran dan panitia ujian. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, mulai dari menyiapkan desain hingga proses penyablonan pada media taplak meja.
Kepala MIN 1 Way Kanan, Meliani, menyampaikan bahwa ujian praktik tidak hanya menjadi sarana evaluasi pembelajaran, tetapi juga melatih kreativitas dan keterampilan peserta didik. "Melalui ujian praktik ini, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan seni dan keterampilan yang telah dipelajari selama di madrasah. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melatih ketelitian, kerapian, serta rasa percaya diri siswa dalam berkarya," ujarnya.
Lebih lanjut, Meliani menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian praktik berjalan dengan tertib dan lancar. Menurutnya, keterampilan sablon dengan metode setrika dipilih karena relevan dengan pembelajaran berbasis kreativitas dan pengembangan kecakapan hidup. Para siswa pun menunjukkan hasil karya yang beragam dan menarik sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Melalui kegiatan ujian praktik tersebut, MIN 1 Way Kanan berharap peserta didik tidak hanya mampu mencapai standar kelulusan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kreativitas, dan karakter disiplin yang dapat menjadi bekal pada jenjang pendidikan berikutnya. Madrasah juga berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan bermakna bagi seluruh peserta didik. (Rina/Dhany)
