Search

Siswa MIN 2 Way Kanan Simulasikan Mitigasi Bencana Gempa Bumi

siswa-min-2-way-kanan-simulasikan-mitigasi-bencana-gempa-bumi
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, MIN 2 Way Kanan (Humas) - - Sebanyak 175 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Way Kanan melaksanakan simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah ketangkasan serta kesiapan mental seluruh warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat secara mandiri. Langkah mitigasi ini dinilai krusial mengingat wilayah Lampung secara geografis memiliki potensi aktivitas seismik yang cukup aktif.

Simulasi dimulai dengan bunyi sirene panjang yang menandakan terjadinya guncangan gempa. Secara serentak, para siswa melakukan prosedur perlindungan diri sesuai instruksi yang telah dipelajari sebelumnya. Mereka berlutut dan berlindung di bawah meja guna menghindari risiko tertimpa reruntuhan material bangunan, sembari tetap memegang kaki meja agar posisi pelindung tetap stabil.

Setelah guncangan diasumsikan mereda, guru kelas segera mengarahkan para siswa keluar dari ruangan melalui jalur evakuasi yang telah ditetapkan. Dengan tetap melindungi bagian kepala menggunakan tas atau tangan, siswa berjalan cepat namun tertib menuju titik kumpul di lapangan terbuka. Prosedur ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga sekolah berada di area aman yang jauh dari bangunan tinggi maupun tiang listrik.

Kepala MIN 2 Way Kanan, Fitria Yuliza, menjelaskan bahwa edukasi kebencanaan ini merupakan bagian dari program rutin madrasah untuk membentuk budaya sadar bencana sejak dini. Menurut beliau, pemahaman mengenai mitigasi harus menjadi insting bagi anak-anak agar mereka tidak terjebak dalam kepanikan saat menghadapi peristiwa yang sesungguhnya. "Kami ingin memastikan setiap elemen di sekolah, dari kelas rendah hingga kelas tinggi, memahami peran masing-masing saat terjadi keadaan darurat," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama antara pihak sekolah mengenai efektivitas waktu evakuasi. Berdasarkan hasil pengamatan, ke-175 siswa tersebut berhasil mencapai titik kumpul dalam waktu kurang dari tiga menit setelah tanda bahaya dibunyikan. Melalui simulasi berkala ini, MIN 2 Way Kanan berharap dapat meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa dan meningkatkan standar keselamatan di lingkungan institusi pendidikan. (Humas)

Penulis  :  
Suryaningsih/Fitria
Editor     :  Anggithya


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil