Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

“Smart Romansa” Raih Emas di IYRC 2025, Kepala MAN 1 Lampung Barat Sabet STEAM Leader Award

Selasa, 20 Mei 2025 MAN 1 Lampung Barat
“Smart Romansa” Raih Emas di IYRC 2025, Kepala MAN 1 Lampung Barat Sabet STEAM Leader Award
MAN 1 Lampung Barat
MAN 1 Lampung Barat

Lampung Barat, MAN 1 (HUMAS) — Suasana Auditorium Universitas Yarsi, Jakarta Pusat, berubah riuh ketika nama Tim  Smart  MAN 1 Lampung Barat dipanggil sebagai peraih Gold Medal (Juara 1) kategori Creative MRT pada ajang Indonesia Youth Robot Competition (IYRC) 2025. Prestasi ini kian manis karena sang Kepala Madrasah, Iksanudin,  turut menerima penghargaan bergengsi STEAM Leader Award dari Panitia Nasional IYRC.

“Prestasi ini membuktikan bahwa robotika bukan sekadar lomba, tetapi wahana membangun karakter kreatif dan kolaboratif. Semoga menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berinovasi di panggung nasional bahkan internasional,” ujar Iksanudin usai penyerahan medali.

Didampingi pembina robotika Sepriago, dan Melya Santi,  dan Tim Robotik yang beranggotakan 11 siswa; Arul Ardiansyah, Ahmad  David  Hidayansyah, Achmad  Alfatih, Wahyu  Hidayat, Fikri  Edlyn, M. Raihan Abiyu Zalfa, M. Khalid Amin, Nathania Assyifa, Nur  Hasananah, Anisa Novia Zahra, dan Gadiza Mumpuni Fasya.

Kompetisi tersebut dimulai sejak pukul 08.00 hingga 17.30 WIB di antara lebih dari 500 peserta dari berbagai jenjang.

Mereka tidak hanya memamerkan kecanggihan coding dalam Coding  Mission dan Scratch  Animation, tetapi juga unjuk kreativitas lewat Creative  Robot, Soccer  Cup, Theater  Robot, hingga Brickspeed. Keseluruhan rangkaian menuntut ketangkasan merakit, memprogram, dan mempresentasikan robot di hadapan dewan juri profesional.

Diselenggarakan oleh Indonesia Youth Robotic Association (IYRA), IYRC dikenal sebagai jembatan kompetisi robotika internasional bagi pemuda berusia 8 tahun ke atas. Selain lomba, peserta juga terlibat dalam eksperimen sains, kegiatan sosial, dan tur edukatif menjadikannya ekosistem belajar menyeluruh bagi “engineers in the making”.

Capaian tim Smart Romansa menyiratkan pesan kuat: madrasah modern mampu menorehkan prestasi gemilang di bidang sains dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. “Ini bukti bahwa pembelajaran STEAM dapat selaras dengan karakter madrasah. Insya Allah, kami siap melangkah ke level internasional,” tutur Sepriago,  penuh optimisme.

Sekembalinya ke Lampung Barat, para pemenang berencana menyebarkan pengalaman melalui Workshop Internal dan program robotic mentoring bagi siswa kelas bawah, memastikan api inovasi terus menyala di setiap sudut MAN  1  Lampung Barat.— (MHS/Mela Basyar)