Tanggamus (Humas) — Pemerintah
Kabupaten Tanggamus menunjukkan komitmen nyata dalam peningkatan kualitas guru
Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini ditandai dengan pembiayaan pelaksanaan
Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch II Tahun 2025 melalui
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kegiatan sosialisasi dan
bimbingan teknis (bimtek) tersebut resmi dibuka di Aula SMA Negeri 2 Kota
Agung, Rabu (7/8/2025).
Kasi PAPKI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Muhamad Hasan Basri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PPG bukan sekadar formalitas sertifikasi, tetapi bentuk tanggung jawab intelektual dan moral guru. Ia juga mengutip data dari Kemenag RI bahwa masih terdapat lebih dari 145 ribu guru PAI se-Indonesia yang belum mengikuti PPG, dan jika hanya mengandalkan dana pusat, akan membutuhkan waktu puluhan tahun.
“Alhamdulillah, berkat perhatian
Pemkab Tanggamus, para guru PAI di daerah ini bisa lebih cepat meningkatkan
kompetensi. Ini nikmat besar yang tidak boleh kita sia-siakan,” tegas Hasan
Basri di hadapan para calon mahasiswa PPG.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh
Ketua Prodi PPG UIN Raden Intan Lampung, Ketua DPD AGPAII Tanggamus, Kepala SMA
Negeri 2 Kota Agung, serta Forum Perjuangan PPG PAI. Dalam kegiatan tersebut,
para peserta dibekali informasi penting terkait tahapan seleksi, pembelajaran
daring melalui LMS Kemenag, dan strategi persiapan menghadapi UKMPPG berbasis Problem
Based Learning dan Project Based Learning.
Selain itu, Hasan Basri
menyampaikan pesan inspiratif kepada peserta dengan mengutip nasihat ulama
besar, Imam Syafi’i dan menambahkan guyonan khas Hasan Basri sendiri: “Jika
kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kamu harus sanggup menahan perihnya
tunjangan sertifikasi tidak cair,” ucapnya disambut tawa peserta.
Kegiatan ini ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan bimtek oleh Kasi PAPKI. Ia berharap seluruh peserta mengikuti proses dengan sungguh-sungguh demi mewujudkan guru PAI profesional yang berakhlak mulia, kompeten, dan siap bersaing di era global. (Frans/Mela Basyar)