Bekri, KUA (Humas) — Penguatan karakter generasi muda menjadi investasi penting dalam menyiapkan Indonesia Emas 2045. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bekri bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Bekri bersinergi menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 2 Bekri, yang diikuti oleh 95 siswa dan siswi, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program pembinaan remaja Kementerian Agama sekaligus mendukung semangat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, para peserta dibekali pemahaman mengenai pencegahan perkawinan anak, bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), serta pentingnya membangun karakter dan mental yang tangguh di tengah tantangan perkembangan zaman.
Dalam sesi pembinaan, para narasumber mengajak peserta didik untuk memanfaatkan masa remaja sebagai momentum mengembangkan potensi diri, memperkuat prestasi, serta merancang masa depan melalui pendidikan yang berkualitas. Remaja juga didorong agar mampu membangun pergaulan yang sehat, bijak dalam menggunakan media sosial, serta berani menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi, maupun penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan.
Kepala KUA Kecamatan Bekri menegaskan bahwa pembinaan kepada remaja tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi antara KUA, Fatayat NU, sekolah, dan keluarga merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
"Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu mereka harus dibekali tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter, akhlak, dan kemampuan mengambil keputusan yang benar agar terhindar dari perkawinan anak, perundungan, maupun penyalahgunaan narkoba," ujarnya.
Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bekri turut mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap masa depan pelajar. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan menjadi benteng moral sekaligus memperkuat ketahanan remaja dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Kecamatan Bekri bersama PAC Fatayat NU berharap lahir generasi muda yang sehat, cerdas, berintegritas, serta memiliki akhlakul karimah. Sinergi lintas sektor seperti ini diharapkan terus diperkuat sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu menjadi pelopor perubahan positif di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.