Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Taushiyah Kultum Ba’da Zuhur: Ustadz Muslihin Ajak Jamaah Istiqamah Pasca Ramadan

Senin, 17 Maret 2025 Humas Bandar Lampung
Taushiyah Kultum Ba’da Zuhur: Ustadz Muslihin Ajak Jamaah Istiqamah Pasca Ramadan
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Taushiyah kultum ba’da Zuhur hari ini disampaikan oleh Ustadz Muslihin, Pelaksana Kasi Bimas Islam KanKemenag Kota Bandar Lampung, pada Senin, (17/03/2025). Bertempat di Masjid Al Amal Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung, kultum ini dihadiri oleh jamaah sholat Zuhur yang terdiri dari pegawai Kemenag dan masyarakat sekitar.

Dalam taushiyahnya, Ustadz Muslihin mengangkat tema keberlanjutan amalan baik setelah Ramadan. Bertepatan dengan hari ke-17 Ramadan yang juga diperingati sebagai Nuzulul Qur’an, beliau menekankan pentingnya menjaga istiqamah dalam ibadah, khususnya membaca Al-Qur’an. Mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara rutin walaupun sedikit,” Ustadz Muslihin mengajak jamaah untuk tidak hanya giat beribadah di bulan Ramadan, tetapi juga melanjutkannya di bulan-bulan berikutnya.


“Ramadan adalah madrasah bagi kita untuk membentuk kebiasaan baik. Jangan sampai setelah Ramadan berakhir, Al-Qur’an kita tinggalkan. Bacalah walau satu ayat setiap hari, karena yang sedikit tapi konsisten lebih Allah cintai,” ujarnya dengan penuh semangat.

Beliau juga menyampaikan bahwa kebiasaan kecil seperti sholat sunnah dua rakaat setiap hari atau membaca “Bismillahirrahmanirrahim” dengan kesadaran penuh dapat menjadi bekal menuju keistiqamahan. “Allah tidak pernah bosan menerima amal kita, tapi kita yang kadang bosan. Mari jadikan Ramadan ini sebagai titik awal perubahan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kultum yang berlangsung selama tujuh menit ini mendapat apresiasi dari para jamaah karena memberikan pengingat yang relevan di tengah semaraknya ibadah Ramadan. Ditutup dengan doa agar Ramadan tahun ini membekas dalam hati dan perilaku setiap jamaah, serta menjadi motivasi untuk terus beribadah hingga hari-hari mendatang. (Mushollin)


Editor : Fadilah