Pesawaran (Humas) – Memastikan keakuratan arah kiblat bagi
umat Islam dalam menjalankan ibadah, Tim Hisab Rukyat Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Pesawaran melaksanakan pengukuran arah kiblat di Masjid Nurul Iman,
Desa Mulyosari, Kecamatan Wayratay, Selasa (1/10/2024).
Pengukuran arah kiblat ini merupakan salah satu bentuk
pelayanan yang diberikan oleh Kemenag Pesawaran dalam rangka memastikan arah
shalat yang benar dan tepat. Tim yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Paiman,
beserta staf teknis Hisab Rukyat, membawa alat pengukuran arah kiblat untuk
menentukan arah kiblat secara presisi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan
masyarakat dalam memastikan arah kiblat yang tepat, sehingga dapat memberikan
kenyamanan dalam beribadah. Ini juga merupakan bagian dari program peningkatan
layanan keagamaan yang dicanangkan oleh Kementerian Agama,” ujar Paiman.
Tim Hisab Rukyat terlebih dahulu menentukan titik pusat
masjid sebagai acuan awal pengukuran, kemudian mengatur posisi alat agar bisa
mengidentifikasi arah yang benar. Setelah melalui beberapa kali pengecekan dan
kalibrasi, akhirnya tim mendapatkan titik arah kiblat yang akurat.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman, mengungkapkan rasa terima
kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh tim dari Kemenag Pesawaran.
Menurutnya, pengukuran ini sangat penting untuk memberikan ketenangan bagi
jamaah masjid dalam menjalankan ibadah shalat lima waktu.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan
Tim Hisab Rukyat Kemenag Pesawaran. Dengan adanya pengukuran arah kiblat ini,
kami bisa lebih yakin bahwa ibadah yang kami lakukan sudah menghadap ke arah
yang benar sesuai ketentuan syariat,” ucap pengurus masjid dengan penuh rasa
syukur.
Paiman menambahkan bahwa Kemenag Pesawaran siap membantu
masyarakat yang memerlukan pengukuran arah kiblat, baik untuk masjid baru
maupun yang sudah lama berdiri. “Kami terbuka bagi siapapun yang ingin
melakukan pengukuran ulang. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk
memberikan pelayanan terbaik dalam aspek keagamaan,” pungkasnya. (Sinta/Bagus/Irfan)
Editor : Fadilah
