Pesawaran (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran berperan aktif dalam proses pengadaan ASN yang merupakan salah satu bagian dari manajemen ASN. Sebagai pelaksana fungsi Kementerian Agama di Kabupaten Pesawaran, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran berkomitmen untuk mendukung proses pengadaan CPNS yang kredibel sehingga menghasilkan output berupa ASN yang kompeten, baik teknis, manajerial, maupun sosial kultural.
Salah satu bentuk komitmen ini, Subbagian Tata Usaha melalui Tim SDM ikut serta dalam pembahasan persiapan penerimaan CPNS Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pepadun Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Rabu, (4/9/2024)
Dalam arahannya, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Marwansyah, menekankan, bahwa kantor wilayah tidak memiliki kewenangan dalam menentukan kelulusan peserta. Marwansyah juga berpesan kepada seluruh peserta rapat agar menyampaikan informasi yang diterima pada hari ini kepada pimpinan masing-masing untuk kemudian ditindaklanjuti.
Di Tahun 2024 Kementerian Agama akan melaksanakan penerimaan ASN yang terdiri dari CPNS dan PPPK pada waktu yang terpisah. Ketua Tim Kerja SDM Aparatur Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Tri Rahayu menekankan bahwa setiap peserta hanya bisa mengikuti salah satu, CPNS atau PPPK. Lebih lanjut Tri Rahayu menyampaikan bahwa peserta termasuk non-ASN Kementerian Agama, bebas menentukan pilihan untuk mendaftarkan diri sebagai CPNS atau PPPK.
Pendaftaran CPNS Kementerian Agama sudah dibuka sejak Tanggal 01 September 2024 dan akan ditutup pada 14 September 2024. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung mendapatkan formasi sebanyak 408 yang terdiri dari 403 formasi umum dan 5 formasi disabilitas. Formasi terdiri dari jabatan fungsional pendidikan, keagamaan, dan administrasi, yaitu : guru 171 formasi, pengawas jaminan produk halal 20 formasi, penghulu 109 formasi, penyuluh agama 43 formasi, pranata komputer 22 formasi, pranata humas 15 formasi, statistisi 16 formasi, pranata keuangan APBN 6 formasi, dan analis anggaran 6 formasi. (Humas)
Editor : Fadilah
