Search

Tingginya Animo Masyarakat terhadap Madrasah di Bandar Lampung Tantang Daya Tampung

tingginya-animo-masyarakat-terhadap-madrasah-di-bandar-lampung-tantang-daya-tampung
Fotografer: Humas Kanwil

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Dalam wawancara eksklusif dengan TVRI Stasiun Lampung pada Jumat, 4 Juli 2025, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, mengungkapkan tingginya animo masyarakat terhadap pendidikan madrasah, khususnya Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), menjadi tantangan utama karena keterbatasan daya tampung. 

Makmur menjelaskan, setiap tahunnya, MA negeri di Bandar Lampung menerima sekitar 400 siswa dari hampir 1.600 pendaftar, sehingga lebih dari dua pertiga pendaftar tidak tertampung. “Animo masyarakat sangat besar, tetapi daya tampung kami terbatas, terutama di madrasah negeri yang hanya ada dua MA dan 14 madrasah lainnya di kota ini,” ujarnya. Total satuan pendidikan madrasah, termasuk swasta, mencapai 130 lembaga, namun minat terhadap madrasah negeri jauh lebih tinggi karena program unggulan yang ditawarkan. 

Meski demikian, Makmur menegaskan kualitas pendidikan madrasah sangat baik, dengan 90% lulusan MA diterima di perguruan tinggi ternama melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). “Ini menunjukkan madrasah mampu bersaing, mengintegrasikan ilmu agama dan umum dengan baik,” tambahnya. 

Untuk mengatasi kendala daya tampung, Kemenag telah menerapkan sistem pendaftaran online untuk memastikan objektivitas, meskipun ada tantangan minor terkait akses orang tua terhadap teknologi. Makmur berharap adanya penambahan fasilitas madrasah negeri dan peningkatan kualitas madrasah swasta untuk menyerap animo masyarakat yang tinggi. “Kami terus berupaya agar pendidikan madrasah tetap menjadi pilihan utama dengan kualitas unggul,” tutupnya.  (Mushollin)

Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil