Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo, didampingi Kepala Bidang
Pendidikan, Ahmad Rifa'i, memberikan dukungan kepada peserta Kompetisi Sains
Madrasah (KSM) asal Provinsi Lampung di tingkat nasional yang berlangsung di
Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (4/9/2024).
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, menyampaikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta asal Lampung. Ia berpesan agar para peserta tetap semangat, teliti, berhati-hati, dan tidak terburu-buru dalam memahami setiap soal yang diberikan.
“Keberhasilan kalian tidak hanya ditentukan oleh
kepandaian, tetapi juga ketelitian dan kesabaran dalam mengerjakan soal-soal
ini,” ujarnya.
Pada ajang bergengsi ini, Provinsi Lampung
mengirimkan 23 siswa terbaiknya sebagai duta Sains Madrasah untuk berlaga dalam
KSM tingkat nasional yang diselenggarakan pada 3-6 September 2024. KSM diikuti
oleh para pelajar berprestasi terpilih dari seluruh Indonesia. Peserta yang
berasal dari berbagai jenjang pendidikan siap bersaing dalam berbagai bidang
sains.
Adapun rincian peserta dari Provinsi Lampung adalah
sebagai berikut:
Jenjang MI/SD: 3 siswa individu dan 3 siswa beregu,
dengan total 6 siswa.
Jenjang MTs/SMP: 3 siswa individu dan 3 siswa
beregu, dengan total 6 siswa.
Jenjang MA/SMA: 8 siswa individu dan 3 siswa beregu, dengan total 11 siswa.
Kompetisi Sains Madrasah ini diharapkan menjadi
ajang pembuktian kemampuan akademis dan sains para siswa madrasah dari seluruh
Indonesia, termasuk Lampung. Dengan semangat yang tinggi, 23 duta KSM Lampung
ini siap bersaing hingga babak akhir pada 7 September mendatang.
KSM 2024, yang digelar oleh Direktorat Kurikulum,
Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, bertujuan untuk
mengembangkan potensi dan bakat siswa madrasah dalam ilmu pengetahuan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Prof. Abu
Rokhmad, dalam pembukaannya menyampaikan, “KSM tahun ini diikuti oleh jumlah
peserta yang sangat besar, mencapai 618.756 peserta di tingkat satuan
pendidikan. Untuk tingkat Kabupaten/Kota, terdapat 319.420 peserta, dan di
tingkat Provinsi sebanyak 90.378 peserta. Pada tingkat Nasional, kompetisi
diikuti oleh 7.595 peserta, yang terdiri dari 1.795 peserta individu dan 5.800
peserta beregu,” paparnya. (Fadilah/Aziz)
