Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili bersama unsur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Manajemen Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan agenda strategis Kementerian Agama yang bertujuan memperkuat komitmen satuan kerja pendidikan dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kehadiran perwakilan MAN 1 Way Kanan mencerminkan dukungan aktif madrasah terhadap peningkatan tata kelola lembaga pendidikan.
Dalam sesi pembukaan, narasumber dari Inspektorat Jenderal Kemenag menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance melalui penyusunan dokumen PMPZI yang terukur dan berbasis data. Peserta diberikan penjelasan mengenai standar operasional, indikator kinerja, serta mekanisme pelaporan yang harus dipenuhi agar satuan kerja dapat memenuhi kriteria menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Materi ilmiah mengenai penguatan pengawasan internal juga dipaparkan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai regulasi.
Pada sesi diskusi teknis, delegasi MAN 1 Way Kanan aktif terlibat dalam pemetaan program prioritas yang mendukung implementasi PMPZI. Fokus utama pembahasan mencakup peningkatan kualitas layanan publik madrasah, digitalisasi administrasi, serta penguatan integritas SDM melalui pembinaan berkelanjutan. Pendekatan berbasis evidensi ditekankan sebagai landasan utama dalam menyusun rencana aksi sehingga setiap langkah pengembangan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Kegiatan Rakor PMPZI 2025 ini diharapkan menjadi stimulan bagi madrasah untuk semakin adaptif dalam menerapkan budaya kerja berintegritas. Partisipasi MAN 1 Way Kanan menunjukkan kesiapan madrasah dalam bertransformasi menuju sistem tata kelola modern yang selaras dengan tuntutan reformasi birokrasi nasional. Dengan penguatan strategi dan komitmen SDM yang konsisten, MAN 1 Way Kanan menargetkan peningkatan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan madrasah. (Joe)
Editor: Fadilah
