Tulang Bawang Kemenag (Humas) – Dharma
Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan
kepedulian sosial yang nyata dengan ikut ambil bagian dalam kegiatan Peaceful
Muharrom: Kemenag Berbagi pada Anak Yatim dan Difabel yang dilaksanakan secara
serentak di seluruh Indonesia, hari ini Jumat (04/07/2025).
Dipimpin
langsung oleh Ketua DWP Kemenag Tulang Bawang, Netty Hermina Jalaluddin,
bersama Sekretaris Eviyana dan seluruh jajaran pengurus lainnya, DWP
menyerahkan sebanyak 50 paket sembako yang langsung dibagikan kepada anak-anak
yatim, penyandang disabilitas, dan warga kurang mampu di Kecamatan Menggala
dan lingkungan sekitar Kantor Kemenag
Tulang Bawang.
Menurut
Netty, Kegiatan bukan simbolis akan
tetapi ini merupakan bentuk kolaborasi
nyata DWP dengan jajaran Kemenag Tulang Bawang dalam mendukung nilai-nilai
filantropi Islam, serta menunjukkan komitmen organisasi perempuan ini sebagai
pendorong aksi kepedulian sosial yang mendalam
di lingkungan Kementerian Agama.
“DWP
ingin hadir, tidak hanya sebagai pendukung asta protas Kementerian Agama, tetapi
sebagai bagian dari solusi bagi umat. Kami juga membangun kemitraan dengan para
aghniya agar dapat memperluas jangkauan kepedulian sosial ini, dan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut
dan diperluas cakupannya ke wilayah lain,” kata Netty.
“Kami
ingin memastikan bahwa kehadiran Dharma Wanita Persatuan tidak hanya dirasakan
dalam kegiatan-kegiatan internal kelembagaan, namun juga memberikan manfaat
langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan uluran tangan
kita,” sambungnya.
Netty
menambahkan, momentum Muharram merupakan saat yang tepat untuk memperkuat
nilai-nilai kemanusiaan dan mempererat silaturahmi, terlebih kepada mereka yang
membutuhkan perhatian lebih seperti anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kegiatan pembagian bantuan ini dilaksanakan secara langsung dengan mengunjungi para penerima manfaat di beberapa titik di Kecamatan Menggala dan lingkungan sekitar Kantor Kemenag Tulang Bawang. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa bantuan diterima tepat sasaran.
Editor: Aditya Catur
