Bandar Lampung, MAN 2 (Humas) – Vespa Listrik karya siswa MAN 2 Bandar Lampung yang dipamerkan pada gelaran Devotion Experience (Dev-X) yang merupakan puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-78 Kementerian Agama di JCC Senayan Jakarta pada Jum’at, 5 Januari 2024 lalu memberikan efek positif kepada madrasah tersebut.
Robongan Direktorat KSKK pusat didampingi Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, A. Rifa’i, SE.,M.M., pada hari ini, Rabu (10/02/2024) mendatangi MAN 2 Bandar Lampung untuk memberitahukan kabar gembira bahwa MAN 2 Bandar Lampung menerima SBSN untuk pembangunan workshop Otomotif dan juga RKB untuk 6 kelas yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2025 mendatang.
Kabar gembira tersebut tentu saja disambut baik oleh Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Drs.Nauval. “Alhamdulillah, dampak dari pameran pada acara Dev-X di Jakarta kemarin, dimana kami memamerkan vespa listrik karya siswa keterampilan otomotif, mendapatkan respon positif dari kemenag pusat yang saat itu Menteri Agama RI juga menjajal vespa tersebut,” tuturnya.
“MAN 2 Bandar Lampung akhirnya dilirik Kemenag pusat untuk menerima RSBN pembangunan workshop otomotif dan ruang belajar reguler yang akan dikerjakan di tahun 2025 nanti yang tadi sudah ditinjau lokasi tempat pembangunannya oleh tim direktorat KSKK pusat, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Lampung beserta rombongan,” tambahnya.
“Harapan kami semoga proyek pengerjaan pembangunan workshop otomotif dan ruang belajar reguler dua lantai tersebut dapat berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target,” tutup Nauval.
Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Lampung, H. A. Rifa’i menjelaskan bahwa kedatangan rombongan Direktoral KSKK dan Kanwil Kemenag Lampung adalah dalam rangka meninjau lokasi SBSN pembangunan Workshop keterampilan otomotif dan Gedung Belajar Reguler.
“Insya Allah tahun depan, MAN 2 Bandar Lampung tidak hanya membuat motor listrik tetapi juga perbengkelan untuk anak-anak. Minimal di masa yang akan datang,lulusan MAN 2 Bandar Lampung sudah bisa memiliki usaha sendiri,” ujarnya.
“Pak Kakanwil dan kita semua tentunya mengharapkan agar workshop keterampilan yang ada di MAN 2 Bandar Lampung, baik otomotif, tata busana dan AC pendingin dapat terus berkembang dengan peralatan yang lebih lengkap,” imbuh Rifa’i.
Lebih lanjut Rifa’i mengatakan, target penyelesaian pembangunan adalah selama 6 bulan. “Semoga semua dapat terselesaikan tepat waktu dan MAN 2 Bandar Lampung kedepan dapat sejajar atau bahkan lebih baik dari sekolah-sekolah lain,” pungkasnya. (Eva/Ida)
