Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, menghadiri Wisuda Program Baca Al-Qur’an bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Rutan Kelas I Bandar Lampung, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Berantas Buta Al-Qur’an (OBBA) ini menjadi bukti penguatan pembinaan keagamaan di rutan. Sebanyak 34 warga binaan mengikuti wisuda, terdiri atas 31 orang khatam Al-Qur’an dan 3 orang hafidz Juz 30.
Ketua Panitia penyelenggara dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar warga binaan mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, fasih sesuai tajwid, serta memiliki motivasi spiritual yang lebih kuat selama masa pembinaan.
Sementara itu kepala Kantor Kemenag Kota Bandarlampung Erwinto menyebut momen wisuda tersebut sebagai peristiwa luar biasa. Menurutnya, keberhasilan membaca, mengkhatamkan, dan menghafal Al-Qur’an menunjukkan tekad warga binaan untuk memperbaiki diri serta mendekatkan hati kepada Allah.
"Momen wisuda hari ini adalah sesuatu yang luar biasa. Di tempat pembinaan ini, kita menyaksikan saudara-saudara kita berjuang mendekat kepada Al-Qur’an. Ini tanda bahwa pintu kebaikan selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali ke jalan Allah," ujar Erwinto.
Ia mengajak warga binaan menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya kehidupan. Hijrah, kata dia, dapat dimulai dari niat sungguh-sungguh untuk memperbaiki bacaan, menjaga ibadah, mengikuti majelis ilmu, dan menata kembali arah hidup.
"Pintu kebaikan selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin kembali ke jalan Allah. Jadikan masa pembinaan sebagai titik balik untuk berhijrah, memperbaiki diri, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya serta pedoman dalam bersikap dan bertindak," tambahnya.
Erwinto juga menyatakan kesiapan Kemenag Kota Bandar Lampung membantu perizinan dan perkembangan Majelis Taklim Miftakhul Jannah sebagai wadah pembinaan keagamaan warga binaan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Lampung, Dr. Maulidi Hilal, BC.IP., S.H., M.Si., menyebut Rutan tidak seseram yang dibayangkan sebagian masyarakat. Menurutnya, banyak hal baik yang tumbuh dari proses pembinaan.
"Rutan tidak seseram yang dibayangkan. Banyak hal baik juga terjadi di sini, seperti yang hari ini kita saksikan," ujarnya.
Sebagai dukungan, Kemenag Kota Bandar Lampung menyerahkan bantuan Al-Qur’an secara simbolis untuk memperkuat tadarus, tajwid, hafalan, dan pembinaan spiritual warga binaan.