Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- MIN 4 Bandar Lampung menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur'an Angkatan II Tahun Ajaran 2025/2026, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program tahfidz dan tilawah Al-Qur'an di lingkungan madrasah sekaligus upaya membentuk generasi Qurani yang berakhlak dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, mengatakan bahwa pendidikan tahfidz memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda di tengah tantangan zaman saat ini. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh bersama Al-Qur'an diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan menghafal, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Generasi Qurani adalah investasi peradaban. Dari anak-anak yang tumbuh bersama Al-Qur'an akan lahir pribadi-pribadi yang menjaga akhlak, menebar manfaat, dan menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat," ujar Erwinto.
Ia menegaskan bahwa program tahfidz tidak boleh dipandang sekadar kegiatan seremonial atau capaian hafalan semata. Lebih dari itu, pendidikan Al-Qur'an harus menjadi fondasi dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial peserta didik.
"Masa efisiensi bukan alasan untuk berhenti menghadirkan program yang baik. Justru di tengah keterbatasan, madrasah harus tetap mampu melahirkan kegiatan yang memberikan kebermanfaatan nyata bagi umat," tambahnya.
Kepala MIN 4 Bandar Lampung, Ahmad Firdaus, menjelaskan bahwa wisuda tahfidz tahun ini diikuti siswa kelas VI A dan VI B dengan capaian hafalan minimal juz 30. Sekitar 70 persen peserta didik berhasil mencapai target hafalan yang telah ditetapkan madrasah.
Ia mengatakan, program tahfidz di MIN 4 Bandar Lampung dilaksanakan secara berjenjang mulai kelas I hingga kelas VI dengan melibatkan guru-guru sebagai pembimbing dan pendamping hafalan siswa.
"Program tahfidz terus kami kuatkan dari kelas 1 hingga kelas 6. Guru-guru juga kami berdayakan untuk mendampingi proses hafalan siswa agar pendidikan Al-Qur'an benar-benar menjadi budaya di madrasah," ujar Ahmad Firdaus.
Ia berharap program tersebut mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Erwinto juga menyerahkan piagam penghargaan tahfidz terbaik dengan predikat "Mumtaz" kepada peserta didik berprestasi.
Kegiatan wisuda turut dihadiri kepala MIN 1 Bandar Lampung, MIN 2 Bandar Lampung, MIN 3 Bandar Lampung, MIN 6 Bandar Lampung, Pengawas Madrasah Evalia Agus, para guru, serta wali murid,