MTsN 1 Pringsewu (Humas) - Hari Kamis, 30 Mei 2024, sebuah kebakaran
menghantam salah satu warga di Pringombo sekitar jam 13.30. Kejadian tragis ini
membawa dampak yang cukup besar bagi keluarga yang terkena musibah. Namun, di
tengah-tengah kesedihan, tangan-tangan baik dan hati-hati penuh empati dari
keluarga besar MTs Negeri 1 Pringsewu terulur untuk membantu meringankan beban
yang mereka pikul.
Dalam sebuah upaya yang menggugah hati, para siswa, guru, dan staf MTs
Negeri 1 Pringsewu menggalang dana donasi untuk membantu korban kebakaran.
Total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 3.190.000,-. Ini adalah bukti nyata
bahwa solidaritas dan kepedulian masih kokoh dalam lingkungan pendidikan di MTs
Negeri 1 Pringsewu.
Pada hari Jum’at, 31 Mei 2024, Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Drs.H. Nukman,
S.Pd. M.M., didampingi oleh para Wakil Kepala dan dewan guru serta staf,
menyampaikan langsung donasi tersebut kepada keluarga korban. Langkah ini tidak
hanya sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi simbol
kebersamaan dan dukungan moral dari seluruh komunitas sekolah.
Kepala Madrasah, Nukman, yang turut meninjau langsung lokasi kebakaran,
menyerahkan secara langsung donasi kepada korban, yaitu ayahanda dari M. Zacki
Agus Setiawan, seorang siswa kelas IXc di MTs Negeri 1 Pringsewu. Dalam momen
pemberian donasi ini, Nukman menyampaikan harapannya agar dana yang diserahkan
dapat sedikit meringankan beban yang sedang mereka alami.
Tidak hanya memberikan bantuan materi, Nukman juga memberikan kata-kata
semangat kepada korban kebakaran. Beliau menegaskan pentingnya kesabaran dan
semangat dalam menghadapi cobaan hidup. "Setiap ujian pasti ada
hikmahnya," ujar Nukman, yang juga ingin memastikan bahwa korban tetap
memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupannya meskipun dalam kondisi sulit.
kamad juga turut memberikan penjelasan tentang makna dari ujian dan musibah
yang terjadi. Menurutnya, setiap cobaan bisa menjadi pelajaran berharga bagi
kita semua. Melalui ujian ini, kita belajar untuk bersabar, belajar untuk
ikhlas, dan belajar untuk bersyukur atas segala yang kita miliki.
Tindakan dan kata-kata yang diucapkan oleh keluarga besar MTs Negeri 1
Pringsewu tidak hanya sekadar bantuan, tetapi juga menjadi cerminan dari
nilai-nilai kebersamaan, empati, dan ketabahan yang menjadi landasan dalam
membentuk karakter yang baik dalam pendidikan. Semoga bantuan ini dapat menjadi
cahaya dan harapan bagi keluarga yang terkena dampak kebakaran, serta menginspirasi
semangat gotong royong dan kepedulian di tengah-tengah masyarakat. (Ai by
Sultoni/Anggithya)
