Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Wujudkan Kerukunan di Bumi Sekala Bekhak, Kemenag Lambar Perkuat Sinergi Pengukuran IHaI 2026

Rabu, 18 Februari 2026 Humas Lambar
Wujudkan Kerukunan di Bumi Sekala Bekhak, Kemenag Lambar Perkuat Sinergi Pengukuran IHaI 2026
Humas Lambar
Humas Lambar

Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat Miftahus Surur, mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat nomor 400.4.7/529/Polpum.

‎Acara yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan tatap muka dan daring yang diikuti oleh Kepala Kanwil dan Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota.

‎Untuk wilayah regional bagian barat, sosialisasi ini menjadi krusial sebagai langkah awal pemetaan kerukunan dan stabilitas sosial di tingkat daerah melalui instrumen pengukuran yang lebih saintifik.

‎Miftahus Surur mengatakan bahwa keikutsertaan ini adalah wujud sinergi antara Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri.

‎"Pengukuran IHaI diharapkan mampu menjadi tolok ukur objektif dalam melihat sejauh mana harmoni antarumat beragama dan antarkelompok masyarakat telah terjalin di wilayah Bumi Sekala Bekhak," ujarnya.

‎Menurutnya, Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) sendiri merupakan instrumen strategis yang dirancang pemerintah untuk memotret kondisi riil toleransi dan kohesi sosial di tengah keberagaman bangsa.

‎"Dengan data yang akurat dari indeks ini, pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mencegah potensi konflik sosial," imbuhnya.

‎Lebih lanjut, M. Surur menekankan pentingnya sosialisasi ini agar seluruh pemangku kepentingan memahami indikator-indikator yang dinilai.

‎"Selain diikuti oleh jajaran Kemenag, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur perangkat daerah yang membidangi urusan politik dan pemerintahan umum," katanya.

‎Fokus utama regional bagian barat kali ini mencakup penguatan koordinasi lintas sektoral guna memastikan proses pengambilan data IHaI berjalan transparan dan akuntabel.

‎"Hasil pengukuran IHaI 2026 nantinya akan menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pemerintah kabupaten untuk terus merawat keberagaman sebagai kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama," paparnya. (Humas)

Penulis  :  Boy

Editor    :  Anggithya