Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Zoom Meeting PKUB RI: Kasubbag TU Kemenag Bandar Lampung Dukung Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama

Kamis, 27 Februari 2025 Humas Bandar Lampung
Zoom Meeting PKUB RI: Kasubbag TU Kemenag Bandar Lampung Dukung Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kasimun, mengikuti zoom meeting yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Republik Indonesia pada Kamis, 27 Februari 2025, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan daring yang berlangsung selama tiga jam ini digelar di ruang virtual untuk membahas penguatan kerukunan umat beragama di seluruh Indonesia, dengan fokus pada upaya Kementerian Agama meningkatkan kualitas survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) melalui pendekatan ilmiah dan teknis yang lebih cermat. Pertemuan ini melibatkan perwakilan FKUB dari provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia serta pejabat Kemenag dari berbagai daerah, menjadi sarana koordinasi dalam merespons isu harmoni sosial dan keagamaan sekaligus mendukung kebijakan strategis berbasis data yang akurat. 

Kementerian Agama memaparkan langkah konkret dalam menyempurnakan survei Indeks KUB, yang bertujuan mengukur kondisi kehidupan keberagamaan di tengah masyarakat. Survei tersebut dirancang dengan tujuan jelas, instrumen valid, sampel representatif, minim bias, serta data yang akurat dan konsisten, melalui penguatan konsep, metode, enumerator, tata kelola, dan pedoman wawancara. Kemenag menetapkan target ambisius untuk meningkatkan nilai Indeks KUB dari 78,00 pada tahun 2025 menjadi 84,20 pada tahun 2045, sehingga hasilnya dapat mencerminkan realitas lapangan dan menjadi pijakan menciptakan masyarakat yang harmonis, adil, dan makmur. Kasimun, mewakili Kemenag Kota Bandar Lampung, menyampaikan komitmen kuat untuk mendukung program PKUB dan Kemenag, khususnya dalam menjaga toleransi serta kerukunan antarumat beragama di wilayahnya melalui kerja sama erat dengan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. 

Dalam sesi diskusi, Kasimun menegaskan bahwa pertemuan ini harus menghasilkan langkah strategis yang dapat langsung diterapkan. “Kami siap mendukung setiap inisiatif yang memperkuat persatuan dan kesatuan umat, baik melalui dialog lintas agama maupun program pemberdayaan masyarakat,” katanya dengan penuh semangat. Ia juga berharap peningkatan metodologi survei KUB mampu memberikan gambaran lebih jelas tentang dinamika keberagamaan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat menjawab tantangan zaman dan memperkuat kedamaian di tengah keberagaman. Acara ditutup dengan kesepakatan untuk mempererat komunikasi dan sinergi antarlembaga, menegaskan bahwa PKUB RI bersama Kemenag terus berupaya menjadikan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan untuk membangun bangsa yang rukun dan harmonis. (Mushollin)  


Editor : Fadilah