Lampung (Humas) --- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung turut serta dalam Khataman Al-Qur'an dan Peringatan Nuzulul Qur'an yang diselenggarakan oleh DWP Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (18/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan 1446 H/2025 M dan digelar secara hybrid, melibatkan pengurus DWP dari berbagai provinsi, perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN), Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia.
Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang bulan Ramadan, DWP Kemenag RI telah melaksanakan berbagai program sosial, termasuk pembagian takjil sebanyak 4.000 paket dan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Takjil dibagikan kepada tukang ojek dan masyarakat sekitar Kemenag RI setiap minggunya sebanyak 1.000 paket. Selain itu, sebanyak 4.000 paket sembako juga disalurkan kepada pegawai internal Kemenag, termasuk office boy, driver, dan ASN golongan rendah, dengan dukungan dari Walubi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Dalam kesempatan ini, DWP Kemenag RI juga memberikan tali kasih kepada 590 anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di bulan yang penuh berkah.
Mengusung tema Perempuan Sehat dan Berdaya dengan Cahaya Al-Qur'an, Sinarliati menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, bukan sekadar bacaan semata. “Kami mengajak ibu-ibu DWP untuk memaknai kembali nilai-nilai Al-Qur’an sebagai sumber cahaya yang menjadikan perempuan sehat dan berdaya, sehingga mampu mewujudkan kebahagiaan bagi diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Penasehat DWP Kemenag RI, Ny. Helmi Nasaruddin Umar, mengingatkan bahwa bulan Ramadan terbagi dalam tiga fase, yakni Rahmat, Maghfiroh, dan pembebasan dari api neraka. Ia menegaskan bahwa Peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Seorang perempuan, baik sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat, memiliki peran besar dalam membangun peradaban. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, perempuan akan lebih sehat secara fisik dan mental serta mampu memberikan kontribusi besar bagi keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DWP Kanwil Kemenag Lampung, Ny. Siti Zainab Erwinto, menyatakan bahwa partisipasi DWP Kanwil Kemenag Lampung dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program Kemenag dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini, karena khataman Al-Qur’an dan peringatan Nuzulul Qur’an bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia berharap bahwa melalui kegiatan ini, semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an semakin meningkat, khususnya di lingkungan Kementerian Agama dan masyarakat luas. “Momentum ini juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi serta meneguhkan komitmen dalam membangun kehidupan yang lebih religius dan harmonis,” pungkasnya.(Anggithya/Aditya).