Lampung (Humas) --- Sebanyak 1.572 jamaah haji asal Provinsi Lampung yang tergabung dalam Kloter JKG 4 hingga JKG 15 telah diberangkatkan ke Tanah Suci dan seluruhnya dilaporkan telah tiba dengan selamat di Madinah. Jumlah tersebut terdiri dari 845 jamaah perempuan dan 717 jamaah laki-laki.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, M. Ansori, di sela-sela penyambutan kedatangan Kloter JKG 19 asal Kabupaten Lampung Selatan di Embarkasi Antara Provinsi Lampung, Rabu (7/5).
"Alhamdulillah, seluruh jamaah dari JKG 4 sampai JKG 15 sudah tiba di Madinah dalam kondisi sehat. Bahkan, beberapa kloter awal seperti JKG 4 hingga JKG 7 sudah mulai melaksanakan city tour dan ibadah Arbain," ujarnya.
Ansori juga menyampaikan bahwa hari ini Lampung akan kembali memberangkatkan calon jemaah haji asal Kabupaten Lampung Selatan, yang tergabung dalam Kloter JKG 19. Proses pemeriksaan kesehatan terus dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah dalam kondisi layak terbang.
Dalam kesempatan tersebut, Ansori juga menyoroti keberangkatan salah satu jamaah tertua dari Provinsi Lampung yang berusia 107 tahun, berasal dari Kecamatan Sidomulyo. Pihaknya saat ini masih menunggu konfirmasi apakah jamaah tersebut merupakan yang tertua se-Indonesia.
“Kalau betul, ini luar biasa. Jamaah ini tetap dalam pengawasan karena termasuk lansia, namun sejauh ini dalam kondisi sehat. Bahkan sering kali mereka merasa masih kuat dan enggan dibantu,” jelas Ansori.
Ia menegaskan bahwa seluruh jamaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, akan terus mendapatkan pendampingan. “Walaupun sehat, jika mereka butuh bantuan seperti didorong kursi roda atau dituntun, tentu tetap kita bantu. Tapi kalau merasa mampu, ya kita hormati keinginan mereka,” tuturnya.
M. Ansori juga menyampaikan bahwa layanan kesehatan dan kebersihan di Embarkasi Antara Provinsi Lampung terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan kesiapan fisik jamaah sebelum keberangkatan. Setiap kloter diperiksa secara menyeluruh, mulai dari tekanan darah, kondisi fisik umum, hingga kesiapan logistik pribadi.
“Jamaah yang sehat tetap kita pantau, apalagi mereka yang termasuk kelompok rentan seperti lansia dan difabel. Tim pendamping sudah kami siapkan dan akan terus mendampingi mereka selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, semangat para lansia haji menjadi inspirasi tersendiri bagi petugas dan jamaah lainnya. “Jamaah kita yang usia 107 tahun itu semangatnya luar biasa. Kadang petugas ingin membantu, tapi justru beliau menolak karena merasa masih kuat. Ini menunjukkan semangat ibadah yang luar biasa, patut kita syukuri dan teladani,” ucap Ansori.
Sementara itu, penyambutan Kloter JKG 19 yang berlangsung di Embarkasi Lampung hari ini berjalan lancar. Jamaah dari Kabupaten Lampung Selatan yang tiba pagi hari langsung diarahkan menuju proses pemeriksaan akhir sebelum diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta menuju Arab Saudi.
"Kementerian Agama Provinsi Lampung terus mengimbau keluarga jamaah di tanah air untuk mendoakan kelancaran ibadah para tamu Allah selama di Tanah Suci. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik. Mari kita sama-sama berharap semoga semua jamaah Lampung bisa menunaikan ibadah haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Ansori.(Anggithya/Abdul Aziz)
