Lampung (Humas)--- Sebanyak 367 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5/2026).
Pelantikan dilakukan serentak secara nasional oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melalui sistem hybrid dan diikuti seluruh satuan kerja Kementerian Agama se-Indonesia melalui Zoom Meeting.
Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa proses pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Formasi Tahun 2024 dilakukan secara kompetitif, objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi.
"Seleksi dilakukan secara adil, non-diskriminatif, transparan, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," ujar Kamaruddin.
Menurutnya, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum penguatan komitmen moral dan tanggung jawab ASN kepada bangsa dan negara. "Pelantikan ini adalah ikrar pengabdian dan peneguhan komitmen sebagai pelayan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh dalam sambutannya meminta para ASN baru mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan menghadirkan pelayanan publik yang cepat, berintegritas, menjaga nama baik Kementerian Agama sebagai institusi yang dekat dengan masyarakat.
Ia menekankan empat prinsip utama yang harus dimiliki ASN, yakni kecepatan, kemudahan, kemanfaatan, dan kebahagiaan. "Jangan bekerja lambat. Berikan pelayanan yang memudahkan masyarakat dan menghasilkan manfaat serta kebahagiaan," ujarnya.
Dalam arahannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar memperkenalkan konsep "ISTIQAMAH" sebagai nilai dasar yang harus dimiliki ASN Kementerian Agama.
Menurut Menag, ISTIQAMAH merupakan akronim dari nilai-nilai spiritual dan moral yang harus diterapkan dalam kehidupan dan pekerjaan ASN, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah.
"Ikhlas, sabar, tawadhu, amanah, dan akhlak harus menjadi karakter ASN Kementerian Agama. Karena pegawai Kementerian Agama bekerja 24 jam di tengah masyarakat," ujar Menag.
Ia menambahkan, ASN Kementerian Agama harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah kehidupan sosial masyarakat.
"Kalau seluruh nilai ISTIQOMAH ini diterapkan, bukan hanya sukses dalam pekerjaan, tetapi juga sukses di tengah masyarakat," katanya.
Usai mengikuti acara Pelantikan secara hybrid, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Lampung Yan Maradonna mewakili Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta pelantikan.
Dalam kesempatan ini, Yan Maradonna menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS. Menurutnya, momentum tersebut bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan umat dan pelayan masyarakat.
"Atas nama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, kami mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang hari ini resmi diangkat menjadi PNS. Momentum ini bukan sekadar perubahan status kepegawaian, tetapi awal dari tanggung jawab besar sebagai pelayan umat dan pelayan masyarakat," ujarnya.
Ia berharap para ASN baru mampu menjaga integritas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas serta menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Pesan Menteri Agama tentang nilai ISTIQOMAH hendaknya menjadi pedoman dalam bekerja dan bersikap sehari-hari. ASN Kementerian Agama harus hadir membawa keteladanan, kedamaian, dan kemanfaatan bagi masyarakat,"kata Yan.
Ketua Tim Kerja SDM Aparatur Kanwil Kemenag Lampung Anica Hasbana melaporkan, dari total 367 CPNS yang dilantik menjadi PNS, sebarannya berasal dari seluruh kabupaten/kota dan Kanwil Kemenag Lampung.
Adapun rincian formasi tersebut yakni Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat sebanyak 25 orang, Lampung Selatan 29 orang, Lampung Tengah 18 orang, Lampung Timur 30 orang, Lampung Utara 43 orang, Mesuji 15 orang, Pesawaran 13 orang, Pesisir Barat 20 orang, Pringsewu 20 orang, Tanggamus 32 orang, Tulang Bawang 25 orang, Tulang Bawang Barat 18 orang, Way Kanan 37 orang, Kota Bandar Lampung 24 orang, Kota Metro 6 orang, serta Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung sebanyak 12 orang.
Selain itu, Anica juga menyampaikan terdapat lima CPNS penempatan Papua dan Kalimantan yang berasal dari Provinsi Lampung, masing-masing berasal dari Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Tengah.(Humas)

