Lampung (Humas) — Sebanyak 393 jemaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) JKG 16 Provinsi Lampung memasuki Asrama Haji Embarkasi Antara Provinsi Lampung pada pukul 08.00 WIB, Jumat, 17 Mei 2024.
Kloter ini merupakan gabungan yang terdiri dari 367 jemaah asal Kabupaten Tulang Bawang dan 18 jemaah dari Kota Bandar Lampung.
Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kepala Staf Urusan Haji Provinsi Lampung, Puji Raharjo, bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Provinsi Lampung.
Penerimaan Kloter JKG 16 Provinsi Lampung tahun 1445 H/2024 M dilaksanakan dengan sistem One Stop Service (OSS), yang mengutamakan pelayanan bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas. Mereka mendapat pelayanan paling awal, mulai dari layanan kesehatan hingga pembagian gelang identitas haji serta menuju ke penginapan. Sedangkan jemaah di luar lansia atau disabilitas mengikuti tahapan yang berlaku secara bergantian, mulai dari cek kesehatan hingga pembagian gelang identitas haji dan menuju ke penginapannya.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tulang Bawang, Jalaluddin, mengungkapkan bahwa jemaah calon hajinya berjumlah 370 orang, terdiri dari 183 pria dan 186 wanita. Namun, satu jemaah gagal berangkat karena sakit berat atas nama Marjianah dari Penawartama.
"Jemaah tertua berusia 89 tahun atas nama Tumirin dari Kecamatan Dente Teladas, dan jemaah termuda berusia 19 tahun bernama Dina Novita dari Kecamatan Gedung Aji Baru," jelas Jalaluddin.
Jalal menekankan komitmen Kabupaten Tulang Bawang terhadap jemaah lansia sesuai dengan tagline Haji Ramah Lansia. Ia menyebutkan, terdapat tiga jemaah lansia, terdiri dari satu pria dan dua wanita, serta sembilan jemaah yang menggunakan kursi roda.
"Petugas haji kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan tagline Haji Ramah Lansia," tuturnya.
Jalal juga berpesan agar seluruh jemaah calon haji asal Kabupaten Tulang Bawang menjaga kekompakan, niat ikhlas, dan melaksanakan manasik haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara jemaah dan petugas haji.
"Kami berharap semua jemaah tetap kompak dan berkomunikasi dengan baik untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul," katanya.
Sementara itu, Puji Raharjo selaku Kepala Staf Urusan Haji Provinsi Lampung berharap seluruh jemaah memanfaatkan waktu di Tanah Suci untuk beribadah dengan baik, menjaga kesehatan, dan mengikuti arahan ketua kloter.
"Kesehatan harus diutamakan, jangan memaksakan diri dan harus beradaptasi dengan lingkungan di Tanah Suci," pesan Puji.
Selain itu, Puji juga berpesan agar semua jemaah mengikuti aturan dan arahan ketua kloter masing-masing, serta segera melapor apabila ada permasalahan selama menunaikan ibadah haji.
"Kepada petugas haji, laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan maksimalkan pelayanan ini karena tugas kita semua adalah beribadah dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik," imbaunya.(Anggithya/Rizki/Aditya)