Kemenag Metro (Humas) --- Pencegahan perkawinan anak menjadi prioritas untuk mewujudkan Indonesia layak anak 2030. Dalam hal ini Kementerian Agama hadir sebagai stakeholder yang membidangi perkawinan, dengan melaksanakan program Pemerintah dalam upaya pencegahan terjadinya perkainan dini, atau lazim disebut cegah kawin anak.
Kementerian Agama terus berupaya melakukan pencegahan pernikahan dini, dengan memberikan bimbingan remaja usia sekolah. Dengan berkomitmen meningkatkan pemahaman masyarakat, tentang resiko dan konsekuensi terjadinya perkawinan anak. Serta memberikan edukasi, pentingnya akses terhadap pendidikan dan peluang bagi anak anak.
Menyikapi hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Metro H.Abdul Haris,S.Ag.,M.H.I., menghadiri Seminar Nasional Cegah Kawin Anak yang diselenggarakan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam). Jum’at, 26 juli 2024 pukul 09.00 WIB bertempat di Sheraton Lampung Hotel, dengan tema “Cegah Kawin Anak Untuk Mewujudkan Generasi Berkualitas”.
Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, Tim Kepenghuluan Dan Bina Keluarga Sakinah Kanwil Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Kepala Dinans Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinisi Lampung, Pengurus Persatuan Dharma Wanita Pusat, Pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Pengurus Dharma Wanita Perstuan Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, LKKNU Pusat, LKKNU Provinsi, MAN1 Bandar Lampung, MAN 2 Bandar Lampung, dan MA Swasta se Bandar Lampung.
Kegiatan tersebut dibuka Dirjen Bimas Islam Kamarudin Amin, dengan tegas menyatakan bahwa pernikahan anak merupakan masalah serius yangmemerlukasn kerja kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
Untuk itu, dirinya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dalam kolaborasi untuk mencegah terjadinya pernikahan anak, yang dapat menimbulkan penurunan angka partisipasi kasar kualitas pendidikan menengah dan tinggi, yang juga akan berdampak pada penurunan angkatan kerja di masa mendatang.
Dalam kesempatan itu, Abdul Haris menyampaikan Apresiasi yang setinggi tingginya kepada Dirjen Bimas Islam Kemenag RI dan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung yang telah bersinergi menyelenggarakan kegiatan tersebut, demi terwujudnya Generasi Berkualitas Menuju Indoensia Emas 2045.
Lebih lanjut, dirinya menyatakan bahwa Kantor Kementerian Agama Kota Metro siap untuk bersinergi melaksanakan program tersebut, dengan berpartisipasi aktif mengkampanyekan Cegah Kawin Anak atau dengan kata lain pencegahan perkawinan usia dini.
Abdul Haris berharap, Kota Metro dapat mewujudkan Cegah Kawin Anak, untuk mewujudkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,(tgh/zae/Anggithya)
