Metro, MAN 1 (Humas). Prestasi berhasil diraih oleh Tim Karya Tulis Ilmiah dengan menggondol Juara 1 LKTI Tingkat Nasional tahun 2024 di Institut Teknologi Sumatera (Itera) pada hari Kamis, 7 November 2024.
Dua peserta yang tergabung ke dalam Tim Karya Tulis Ilmiah tersebut adalah Deby Anggelina (Kelas XII IPA 7) dan Mustika Fithri Cahyaningtyas (Kelas X 1) berhasil meraih juara 1 dengan mengusung karya tulis yang berjudul ‘GREEN URBANISM SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENGATASI DAMPAK DEFORESTASI LUAR KAWASAN DI WILAYAH KOTA BANDAR LAMPUNG.’
Karya tulis ini merupakan hasil karya mereka dan bukan plagiat atau saduran dari karya tulis ilmiah orang lain serta belum pernah dilakukan publikasi baik secara keseluruhan maupun sebagian dalam bentuk apapun. Sumber informasi yang menjadi rujukan dalam memperkuat kendala penulisan karya tulis ilmiah ini berasal atau dikutip dari ide penulis lain yang telah dilakukan paraphrase dan telah tercantum secara akademis.
Di dalam abstrak karya tulis ilmiah ini menjelaskan sekilas tentang deforestasi, terutama di luar kawasan di Kota Bandar Lampung yang telah mencapai tingkat yang menghawatirkan, mengancam keseimbangan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini mengkaji potensi penerapan Green Urbanism untuk mengatasi masalah tersebut, menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka.
Sehingga hasil menunjukkan bahwa faktor utama penyebab deforestasi adalah pembangunan infrastruktur yang terfokus pada sector ekonomi dan aktivitas pertambangan di perbukitan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip Green Urbanism ke dalam kebijakan kota, meliputi peningkatan regulasi tata ruang hijau, vertical garden, green roof, dan rehabilitasi lahan terbengkalai.
Adelia Rahmawati, selaku guru dan pembimbing LKTI menyampaikan rasa syukurnya, ‘Saya mewakili guru pembimbing lainnya merasa bersyukur dapat mendampingi siswa kami meraih Juara 1 LKTI Tingkat Nasional dalam event kompetisi Athena 2.0 yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Lingkungan Hidup Itera. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras mereka dalam belajar dan meneliti permasalahan lingkungan hidup yang terjadi di sekitar kita. Di tengah tantangan rendahnya minat literasi di Indonesia, semoga prestasi sederhana ini bisa menjadi secercah inspirasi bagi teman – teman pelajar lainnya untuk turut serta berkontribusi dalam membangun budaya literasi, 'ungkapnya.
Mita Nafisyah, selaku guru dan pembimbing LKTI pun menjelaskan bahwa madrasah mengutus 2 Tim LKTI di Itera, ‘Satu tim berhasil meraih juara 1 dan tim yang lain hanya berhasil sampai di juara 4 yang berisikan tiga orang siswa, ‘jelasnya. (Jr)
