Tanggamus Kemenag (Humas) --
Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil
Muttaqien Gisting berlangsung khidmat dan penuh semangat, Selasa pagi. Kegiatan
apel dipimpin oleh Ketua PCM Gisting yang diwakili Agus Suparno, membuka
rangkaian acara yang diikuti santri, guru, dan pimpinan lembaga.
Dalam amanatnya, Agus Suparno menyampaikan apresiasi atas kekompakan keluarga besar Muhammadiyah di Gisting. Ia menegaskan bahwa momentum milad bukan sekadar perayaan, tetapi juga penguatan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi umat dan bangsa melalui berbagai amal usaha pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Pimpinan Pondok Pesantren
Muhammadiyah Sabilil Muttaqien menyampaikan sambutan dengan menguraikan sejarah
perkembangan Muhammadiyah sejak berdiri pada 1912 hingga menjadi gerakan besar
yang berperan dalam kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Ia menekankan bahwa
semangat tajdid dan pencerahan harus terus diwariskan kepada generasi santri.
Kasi PAPKI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, M. Hasan Basri, turut hadir dan memberikan ucapan selamat Milad Muhammadiyah ke-113. Ia juga memberikan penguatan terkait program ekoteologi sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, santri harus menjadi pelopor dalam menjaga bumi melalui aksi sederhana namun berkelanjutan.
Usai apel, kegiatan berlanjut
dengan Launching Penerimaan Siswa Baru (PSB) Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien
serta peresmian Kantor Layanan Lazizmu (KLL). Langkah ini menjadi upaya
memperkuat pelayanan pendidikan dan filantropi Muhammadiyah di wilayah Gisting
dan sekitarnya.
Sebagai penutup, seluruh peserta
mengikuti kegiatan penanaman pohon di lingkungan pondok pesantren. Aksi
tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan
sekaligus memaknai Milad Muhammadiyah ke-113 dengan semangat beramal dan
berkontribusi bagi masa depan yang lebih hijau.(Frans/Mela Basyar)
