Pringsewu, Setelah digelar sejak Jumat 9 Agustus 2024, Perkemahan Jumat Sabtu dan Minggu (Perjusami) MAN 1 Pringsewu resmi ditutup pada Sabtu (10/8/2024) malam. Api unggun menandai rampungnya kegiatan sekaligus menandai diterimanya para tamu ambalan Gugus Depan Raden Intan dan RA Kartini 08115-08116 Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu.
"Upacara dan api unggun menjadi lambang simbolis bahwa Tamu Ambalan dan anggota Pramuka Bantara resmi diterima," kata Taufik Siswoyo, Pembina Pramuka MAN 1 Pringsewu saat upacara penutupan di lapangan kampus setempat.
Ia mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti 316 peserta yang berasal dari 228 peserta kelas X dan calon penegak Bantara kelas XI sebanyak 54 anggota. Acara ini mengangkat tema Satya dan Dharma dalam Aksi Nyata.
"Semoga para tamu ambalan anggota pramuka MAN 1 Pringsewu memiliki semangat yang membara seperti api unggun yang menyala dan tak pernah padam," harapnya.
Sementara Pembina Pramuka Putri MAN 1 Pringsewu Dilla Riska Safitri menambahkan bahwa Api Unggun menjadi simbol untuk membakar hal-hal negatif dalam diri. Dengan dihilangannya ini, para anggota pramuka MAN 1 Pringsewu diharapkan mampu berkiprah maksimal untuk membawa nama harum MAN 1 Pringsewu ke puncak prestasi tertinggi.
Sementara Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari menyatakan dukungan penuhnya sekaligus memberi kesempatan seluas-luasnya bagi pengembangan potensi peserta didik yang muaranya akan mampu menjadikan MAN 1 Pringsewu lebih berkualitas,.
Selama ini, berbagai prestasi telah diukir oleh para pramuka MAN 1 Pringsewu. Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Prestasi ini diraih dengan berbagai dukungan program pembinaan intensif dan berkesinambungan dengan dukungan dari seluruh elemen madrasah.
“Semoga kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas kepribadian dari para generasi muda yang menjadi tumpuan harapan dalam meneruskan kepemimpinan di masa mendatang,” ujarnya
