Pringsewu, MAN 1 Pringsewu memiliki Ekstrakurikuler (Ekskul) kaligrafi yang fokus pada pengembangan keterampilan seni menulis indah atau kaligrafi, biasanya dengan menggunakan huruf Arab atau aksara lainnya. Dalam ekskul ini, siswa diajarkan teknik menulis kaligrafi, memperindah bentuk huruf, dan mendalami aspek artistik serta estetika dalam penulisan.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga mengenalkan berbagai macam tangkai lomba kaligrafi, sehingga siswa dapat memahami dan mempraktikkan sesuai dengan standar yang dibutuhkan dalam kompetisi.
Pembina ekstrakurikuler (ekskul) kaligrafi di MAN 1 Pringsewu Ahmad Fauzan mengatakan bahwa pihaknya terus mencari dan mengembangkan bibit potensial di bidang kaligrafi. Ia tengah mempersiapkan siswa-siswinya untuk berbagai ajang perlombaan.
"Kami mencari bibit unggul dengan memanfaatkan potensi siswa-siswi untuk nantinya dipersiapkan dalam berbagai lomba. Selain itu, kami juga mengenalkan dan mempraktikkan berbagai jenis lomba kaligrafi agar siswa terbiasa dan lebih siap menghadapi tantangan di ajang-ajang tersebut," katanya saat diwawancarai Laskar Tinta Emas Ekskul Jurnalistik MAN 1 Pringsewu, Sabtu (7/9/2024).
Proses pembinaan dilakukan secara bertahap. Pada awal semester, diadakan tes awal di mana para siswa diminta membuat karya kaligrafi secara mandiri sesuai dengan kemampuan masing-masing. "Ini membantu kami menilai sejauh mana kemampuan mereka di awal," imbuhnya.
Setelah setengah semester, tes kedua diadakan untuk melihat perkembangan setiap siswa. Hasil penilaian ini kemudian dijadikan acuan untuk memberikan pelatihan lebih intensif, terutama menjelang perlombaan.
"Melalui proses training center, kami memoles kemampuan mereka agar lebih siap dan matang saat mengikuti lomba," jelasnya.
Pembinaan dilakukan dengan pendekatan bertahap, mulai dari teori hingga praktik langsung. "Ya, kita berproses secara bertahap. Pertama, dengan pembelajaran teoritis, lalu praktik langsung sesuai dengan materi yang diajarkan," jelasnya.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan fasilitas yang terus dikembangkan, ekskul kaligrafi diharapkan dapat terus mencetak prestasi dan menghasilkan kaligrafer muda berbakat di masa mendatang.
Ia juga berharap dukungan fasilitas yang memadai untuk kegiatan tersebut. Pasalnya, ia menginginkan kebutuhan ruangan yang lebih representatif. “Ruang yang kami gunakan sekarang hanya bersifat sementara, untuk kondisi darurat,” katanya. (Seni & Novi).
