Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) memasuki hari kedua, rabu, 13 November 2024. Kasubbag Tata Usaha, Kasimun dan koordinator kepegawaian, Hendri Hadizar memastikan asesmen berjalan lancar di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Bandar Lampung.
Pada hari kedua pelaksanaan asesmen, para peserta yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan, melanjutkan serangkaian tes berbasis komputer yang menguji kemampuan mereka dalam berbagai aspek. Tes kompetensi ini mencakup beberapa kategori, seperti pengetahuan akademik, keterampilan mengajar, dan manajemen kelas.
“Proses asesmen di hari kedua ini alhamdulillah berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Dengan terus berkembangnya teknologi dan metodologi dalam dunia pendidikan, asesmen kompetensi ini menjadi alat penting untuk memastikan bahwa tenaga pendidik di Indonesia terus berkembang dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan masa depan”, ujar Kasimun.
Asesmen ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur sejauh mana seorang guru atau tenaga kependidikan menguasai materi pelajaran, tetapi juga untuk memberikan gambaran tentang kekuatan dan kelemahan dalam proses pengajaran.
"Asesmen ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kami ingin memastikan bahwa setiap guru memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Hasil asesmen ini akan digunakan untuk merancang program pelatihan dan pendampingan yang lebih terarah dan berbasis pada data”, lanjutnya.
Peserta juga berharap agar proses asesmen ini dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Mereka juga berharap agar hasil asesmen dapat digunakan sebagai dasar yang lebih kuat untuk pengembangan karier dan peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidik di tanah air. (Uji)