Pringsewu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan kelas Ekstrakurikuler kepada siswa baru. Satu-satunya madrasah negeri di Kabupaten Pringsewu ini menggelar Ekstrakurikuler (Ekskul) Demonstrasi (Demos) di Gedung Serbaguna (GSG) madrasah tersebut pada Sabtu (20/7/2024)
Sebanyak 26 cabang pengembangan diri ditampilkan dalam acara tersebut, yang meliputi bidang sains, sosial, bahasa, dan olahraga. Setiap ekskul menampilkan demo kegiatan mereka untuk menarik minat para siswa baru agar bergabung.
Kepala MAN 1 Pringsewu, Fathul Bari, menyampaikan bahwa mengikuti ekskul memiliki manfaat yang besar bagi siswa.
"Mengikuti ekskul dapat memperluas pengetahuan, memperluas pergaulan, serta mengembangkan minat dan bakat siswa menuju pengembangan karakter seutuhnya," ujarnya saat membuka acara tersebut.
Ia berharap para siswa terus mengembangkan potensi diri bukan hanya di bidang akademik, namun bidang bidang lain juga perlu untuk dimaksimalisasi. Hal ini penting sebagai bekal esok ketika sudah benar-benar terjun ke tengah-tengah masyarakat.
Ia menjelaskan pengembangan bakat pelajar sangat penting untuk masa depan karena membantu pelajar mengasah keterampilan mereka dan meningkatkan kreativitas. Ini membuat mereka lebih kompeten dalam bidang yang mereka minati.
“Ini juga mampu meningkatkan kepercayaan diri. Ketika pelajar mengenali dan mengembangkan bakat mereka, mereka akan merasa lebih percaya diri. Kepercayaan diri ini penting untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Pengembangan bakat juga lanjutnya dapat membantu pelajar menemukan minat dan bakat yang dapat mereka jadikan karier di masa depan. Ini memberi mereka arah dan tujuan yang jelas dalam hidup.
“Di era globalisasi, memiliki generasi muda yang berbakat dan terampil adalah kunci untuk bersaing di kancah internasional. Negara dengan sumber daya manusia yang unggul akan lebih mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan global,” ungkapnya.
Oleh karena itu, penting mendukung dan mendorong pengembangan bakat pelajar melalui pendidikan yang berfokus pada pengembangan keterampilan, memberikan akses ke berbagai aktivitas ekstrakurikuler, dan menciptakan lingkungan yang mendukung eksplorasi dan pengembangan bakat.
Salah satu pembina ekskul, Eli Dwi Septina, menilai acara Demos ini sangat penting karena memberikan kesempatan bagi siswa baru untuk melihat langsung berbagai kegiatan yang ditawarkan. “Dengan demikian, mereka bisa lebih mudah menentukan ekskul mana yang sesuai dengan minat dan bakat mereka," kata pembina Ekskul English Club ini. (Muhammad Faizin)
