Search

Beginilah Skema Pembagian Kelas XI Kurikulum Merdeka MAN 1 Pringsewu

beginilah-skema-pembagian-kelas-xi-kurikulum-merdeka-man-1-pringsewu
Fotografer: Humas Kanwil

Pringsewu, Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengimplementasikan metode pembagian kelas yang efektif berbasis kurikulum merdeka. Hal ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan sesuai dengan kebutuhan setiap siswa dan mengembangkan skema yang sistematis untuk membagi kelas sesuai dengan kemampuan dan minat siswa.

"Kami menyadari bahwa setiap siswa memiliki kemampuan dan minat yang berbeda. Oleh karena itu, kami merancang metode pembagian kelas yang dapat mengakomodasi perbedaan tersebut, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif dan efisien," ujar Koordinator Kurikulum, Eli Dwi Septina, saat diwawancarai Laskar Tinta Emas, Sabtu. (27/07/2024)

Skema pembagian kelas ini melibatkan beberapa tahapan penting, dimulai dari proses seleksi dan penilaian awal. Pada akhir kelas 10, setiap siswa mengisi angket kelanjutan studi yang kemudian disesuaikan dengan peminatan mata pelajaran. Peminatan mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan ilmu penunjang lainnya. 

“Hasil dari kelanjutan studi ini kemudian dianalisis oleh tim khusus yang terdiri dari guru-guru berpengalaman dan konselor pendidikan,” katanya.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, siswa dikelompokkan ke dalam beberapa kategori kelas yakni A1 dan A2, B1 dan B2, C1 dan C2, serta D1 dan D2. Kelas A1 termasuk kelompok dengan mata pelajaran cenderung berbasis IPA sementara B1 termasuk kelompok dengan mata pelajaran cenderung berbasis IPS. 

Kelas C1 dan C2 terdiri dari siswa dengan kemampuan cenderung berbasis menghitung, sedangkan kelas D1 dan D2 diperuntukkan bagi siswa yang cenderung memiliki kemampuan pada bidang sosial. 

“Terdapat pula kelas khusus dirancang untuk siswa yang memiliki kemampuan-kemampuan lebih dalam belajar,” ungkapnya.

Implementasi metode pembagian kelas ini mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak, termasuk beberapa siswa. Salah seorang siswa, Gio, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan ini. 

"Saya merasa lebih termotivasi dan bersemangat belajar karena berada di kelas yang sesuai dengan kemampuan saya. Saya sangat mendukung langkah ini karena dapat membantu kami berkembang sesuai dengan potensi diri," katanya.

Ia optimis, dengan metode pembagian kelas yang terstruktur dan berfokus pada kebutuhan siswa, MAN 1 Pringsewu berharap dapat mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Hida/Deo/LTE)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil