Mesuji – MTsN 2 (Humas) Pada hari ini, Senin, 9 Februari 2026, MTs
Negeri 2 Mesuji melaksanakan upacara bendera rutin yang dilaksanakan di halaman Madrasah. Kegiatan dimulai pada pukul 07.20 WIB dan berlangsung dengan
tertib, khidmat, serta penuh kekhusyukan. Upacara diikuti oleh seluruh peserta
didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan MTs Negeri 2 Mesuji.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala
Desa Mukti Karya, Mu’arif.
Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan yang sarat dengan nilai-nilai
keimanan dan motivasi, khususnya tentang kesungguhan dan keseriusan dalam menuntut ilmu.
Beliau mengingatkan bahwa menuntut ilmu adalah ibadah, sebagaimana ajaran Islam yang memuliakan orang-orang berilmu. Oleh karena itu, belajar harus dilandasi dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT, disertai kesungguhan, kedisiplinan, dan kesabaran. Ilmu yang dipelajari dengan sungguh-sungguh akan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.
Beliau juga menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut keseriusan, ketekunan, dan pengorbanan. Peserta didik diajak untuk menjauhi sifat malas, memperbaiki akhlak, menghormati guru sebagai perantara ilmu, serta memanfaatkan waktu muda untuk belajar sebaik mungkin.
Dalam amanatnya, Muarif berpesan agar peserta didik
senantiasa menanamkan rasa tanggung
jawab terhadap kewajiban belajar, menjaga adab di lingkungan madrasah,
serta menjadikan prestasi sebagai sarana untuk berbakti kepada orang tua,
agama, dan bangsa. Dengan kesungguhan belajar dan akhlak yang baik, insyaallah
akan lahir generasi yang beriman, cerdas, dan bermanfaat bagi umat.
Upacara bendera diakhiri dengan doa bersama dan
pembubaran barisan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan
lancar. Melalui upacara ini, diharapkan seluruh peserta didik MTs Negeri 2
Mesuji semakin termotivasi untuk belajar
dengan sungguh-sungguh, serius, dan penuh keikhlasan, serta menjadikan
ilmu sebagai jalan meraih ridha Allah SWT dan masa depan yang gemilang (Humas)
Editor: Fadilah
