Search

Bentengi Pelajar dari Bullying, Penyuluh Agama Hadir Perkuat Karakter

bentengi-pelajar-dari-bullying-penyuluh-agama-hadir-perkuat-karakter
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya memperkuat karakter generasi muda terus digencarkan melalui pendekatan kolaboratif lintas agama. Kamis (5/3/2026), kegiatan bimbingan remaja usia sekolah digelar di SMK Pancasila, Kecamatan Seputih Mataram, dengan menghadirkan penyuluh Agama Hindu dan penyuluh Agama Islam.

Kegiatan tersebut terlaksana atas permohonan resmi pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan moral dan karakter siswa di lingkungan pendidikan. Sekolah dinilai tidak hanya berfungsi sebagai ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan kepribadian, empati, dan sikap saling menghormati.

Tema yang diangkat dalam bimbingan kali ini adalah pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Topik tersebut dipilih karena fenomena perundungan—baik secara verbal, fisik, maupun melalui media sosial kian menjadi perhatian bersama dan memerlukan langkah preventif yang sistematis.

Dalam pemaparannya, para penyuluh menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, serta penghormatan terhadap sesama tanpa memandang latar belakang. Siswa diajak memahami bahwa tindakan bullying dapat meninggalkan dampak mendalam, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, yang berpengaruh pada masa depan korban.

Ditekankan pula bahwa keberanian sejati bukanlah menindas yang lemah, melainkan melindungi dan membela kebenaran. Remaja sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif berdiskusi serta menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka terkait isu perundungan. Dialog yang terbuka tersebut menjadi ruang refleksi bersama untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menghentikan segala bentuk bullying.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk budaya sekolah yang harmonis, berkarakter kuat, serta berakhlak mulia, sejalan dengan cita-cita pendidikan nasional dalam mencetak generasi yang cerdas dan berintegritas. (Ria)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil