Way Kanan, KUA Kasui (Humas) - - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasui kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin, Rabu (3/12) kemarin. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula KUA Kasui dan diikuti oleh sepasang calon pengantin dari kampung Gelombang Panjang Kec. Kasui dan kampung Panca Negeri Kec. Umpu Semenguk.
Dalam sambutannya, Penyuluh Agama KUA Kasui,
Moh. Nafi' Anshori menegaskan bahwa Bimwin merupakan program strategis
Kementerian Agama dalam mempersiapkan generasi calon keluarga yang kokoh dan
berkualitas. Menurutnya, ilmu pra nikah bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan
untuk memastikan pasangan memiliki kesiapan lahir dan batin dalam membangun
rumah tangga.
“Sakinah, mawaddah, dan rahmah tidak hadir
begitu saja, tetapi perlu diikhtiarkan dengan ilmu, kesadaran, dan komitmen.
Melalui Bimwin, kami berharap calon pengantin memiliki bekal yang memadai untuk
memahami tujuan pernikahan dan dinamika kehidupan keluarga,” ujar Nafi'.
Kegiatan Bimwin menghadirkan para penyuluh
agama Islam KUA Kasui sebagai narasumber, dengan materi yang mencakup konsep
keluarga sakinah menurut ajaran Islam, manajemen emosi dalam rumah tangga,
komunikasi yang santun dan efektif, perencanaan ekonomi keluarga, serta
pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. Penyampaian dilakukan secara dialogis
sehingga membuka ruang diskusi antara peserta dan narasumber.
Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian
materi, terutama sesi tanya jawab yang banyak membahas tantangan membangun
rumah tangga di era modern. Bagi mereka, Bimwin menjadi ruang belajar yang
membantu memahami peran dan tanggung jawab pasangan suami istri secara lebih
mendalam. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami jadi memahami bagaimana
membangun keluarga yang harmonis dan saling menghargai,” ujar Lisa Oktami,
peserta Bimwin.
Melalui kegiatan ini, KUA Kasui berharap calon
pengantin tidak hanya siap menjalani prosesi akad nikah, tetapi juga siap
membangun keluarga yang penuh kasih sayang, saling mendukung, dan berpondasi
pada nilai-nilai keislaman. “Kami ingin para calon pengantin mampu menjemput
sakinah, mawaddah, dan rahmah dalam kehidupan rumah tangga. Dengan ilmu pra
nikah, pasangan akan lebih siap menghadapi tantangan, serta lebih kuat menjaga
tujuan pernikahan dalam bingkai syariat,” tutup Nafi'.
Kegiatan Bimwin ini menjadi komitmen berkelanjutan KUA Kasui dalam mendukung kebijakan Kementerian Agama untuk memperkuat ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian melalui pendidikan pra nikah yang komprehensif dan berkelanjutan. (Imama/Oksi/Dhany)
Editor: Fadilah