Search

Bimtek EMIS 4.0 di Lampung, Kakanwil Kemenag Tekankan Pentingnya Keakuratan Data

bimtek-emis-40-di-lampung-kakanwil-kemenag-tekankan-pentingnya-keakuratan-data
Fotografer: Humas Kanwil

Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Puji Raharjo menegaskan pentingnya data yang akurat dan terkini dalam merumuskan kebijakan pendidikan Islam di Provinsi Lampung. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada Bimbingan Teknis (Bimtek) User Champions EMIS 4.0 Madrasah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI di Emersia Hotel & Resort Bandar Lampung pada hari Rabu, 28 Agustus 2024.

"Data adalah jantung dari setiap kebijakan. Tanpa data yang akurat, kita ibarat membangun rumah di atas pasir," tegas Puji Raharjo dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa data yang dihasilkan melalui EMIS 4.0 akan menjadi rujukan penting dalam menyusun program-program peningkatan kualitas pendidikan di madrasah-madrasah se-Lampung.

EMIS 4.0, sebuah sistem informasi manajemen pendidikan yang terintegrasi, dirancang untuk mengumpulkan dan mengelola data pendidikan secara komprehensif. Mulai dari data siswa, guru, hingga sarana dan prasarana madrasah, semuanya tercatat dalam sistem ini. Dengan demikian, pemerintah dapat memiliki gambaran yang jelas tentang kondisi pendidikan Islam di daerah dan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitasnya.


"Dengan data yang akurat, kita dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi oleh madrasah, sehingga kita dapat merumuskan solusi yang tepat. Selain itu, data juga dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan program-program yang telah kita laksanakan," tambah Puji.

Dalam kesempatan ini, Puji mengakui bahwa dalam upaya mencapai data yang akurat, masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan pemahaman yang belum optimal di kalangan operator. "Para operator EMIS memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan data yang dimasukkan ke dalam sistem ini benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Kesalahan sekecil apa pun dalam pengisian data bisa berdampak besar terhadap kebijakan yang diambil," lanjutnya.

Selain itu, Puji mengingatkan bahwa keakuratan data bukan hanya tanggung jawab operator EMIS, tetapi juga seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengumpulan dan pelaporan data. "Kerjasama yang baik antara semua pihak akan memastikan bahwa data yang dihasilkan dapat diandalkan dan digunakan secara efektif dalam perumusan kebijakan," tuturnya.

"Namun, dengan komitmen bersama dan dukungan dari berbagai pihak, saya yakin kita dapat mengatasi tantangan-tantangan tersebut," tegas Puji Raharjo.

"Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, saya yakin kita bisa mengelola data pendidikan di Lampung dengan lebih baik, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di madrasah," tutup Puji Raharjo.

Acara Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para operator madrasah dalam mengelola data dengan lebih baik, sehingga dapat mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Provinsi Lampung.(Anggithya/Baihaqi/R.Hasby)


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil