Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain menegaskan bahwa pemuda harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan tidak semata-mata menggantungkan kebanggaan pada latar belakang keluarga. Kemandirian dinilai menjadi kunci bagi generasi muda dalam memikul tanggung jawab masa depan bangsa dan umat.
Penegasan tersebut disampaikan Zulkarnain saat memberikan sambutan sekaligus membuka Masa Penerimaan Calon Anggota (Maperca) Keempat Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Lampung, di Aula MAN 1 Bandar Lampung, Minggu (8/2/2026).
Dalam sambutannya, Zulkarnain mengutip pesan Sayyidina Ali Karamallahu wajhah yang menyebutkan bahwa pemuda ideal bukanlah mereka yang berbangga atas nama besar orang tua, melainkan mereka yang mampu menyatakan jati dirinya sendiri.
“Pemuda tidak cukup mengatakan ayahku hebat atau keluargaku hebat. Yang ideal adalah mampu berkata ha anaza—inilah saya, sebagai simbol berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Zulkarnain.
Ia menekankan bahwa pemuda merupakan penerus bangsa sekaligus pengemban urusan dunia dan urusan umat.
Menurutnya, dari peran dan langkah generasi muda itulah keberlangsungan kehidupan serta kebahagiaan masa depan ditentukan.
Zulkarnain juga menilai kegiatan Maperca mencerminkan komitmen peserta untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama. Komitmen tersebut, kata dia, sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW yang menempatkan nilai kebermanfaatan sebagai ukuran utama kemuliaan manusia.
“Setiap ikhtiar yang dilakukan hari ini menandakan tekad untuk memberi manfaat bagi orang lain,” katanya.
Pada kesempatan itu, Zulkarnain turut menyampaikan latar belakang akademiknya di bidang hukum Islam, mulai dari pendidikan strata satu Syariah, magister Hukum Ekonomi Islam, hingga doktoral Hukum Keluarga Islam. Dengan latar belakang tersebut, ia menilai mahasiswa hukum memiliki peran penting dalam menjaga nilai keadilan, keumatan, dan kebangsaan.
“Kalian bukan hanya disiapkan menjadi ahli hukum, tetapi juga bagian dari solusi atas persoalan umat dan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan Maperca Keempat DPC Permahi Lampung mengusung tema “Membangun Generasi Muda sebagai Garda Terdepan Advokasi dengan Mengimplementasikan Intelektualitas Pengawalan Hukum”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi awal untuk memperkuat kapasitas intelektual, integritas, serta kepekaan sosial calon anggota Permahi.(Mela/ Aziz/Alif)
