Search

Digelar Perdana, OMI Kabupaten Way Kanan Diikuti 336 Peserta

digelar-perdana-omi-kabupaten-way-kanan-diikuti-336-peserta
Fotografer: Humas Kanwil

Way Kanan, Humas - - Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan melalui Seksi Pendidikan Madrasah resmi menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat kabupaten. Kick off kegiatan berlangsung di MAN 1 Way Kanan pada Selasa (9/9/2025).

OMI 2025 akan dilaksanakan secara online pada 9–11 September 2025, dengan total 336 peserta dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Ajang ini merupakan integrasi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang telah berjalan sejak 2012, dan Madrasah Young Researcher Supercamp (MYRES) yang dimulai pada 2018.

Mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju dan Berdaya Saing Global”, OMI diharapkan dapat menjadi ruang kompetisi yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas. Tema ini juga menekankan pentingnya inovasi dan prestasi para murid madrasah agar mampu bersaing hingga kancah internasional.


Kepala Kemenag Way Kanan, Masir Ibrahim, dalam sambutannya menegaskan bahwa OMI bukan hanya ajang unjuk prestasi akademik, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan spiritualitas siswa.

“Melalui Olimpiade ini, kita ingin menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga pusat lahirnya ilmuwan muda yang unggul dalam sains dan teknologi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Masir menekankan bahwa kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menjaring bibit unggul madrasah yang nantinya akan mewakili Kabupaten Way Kanan di tingkat provinsi bahkan nasional. “OMI diharapkan mampu melahirkan generasi yang melek sains, kokoh iman, dan mampu menjadi pencerah di tengah masyarakat global yang semakin kompleks,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Way Kanan sekaligus Ketua Panitia OMI 2025, Ahmad Zazili, menjelaskan bahwa ajang ini dirancang sebagai wadah kompetisi sekaligus kolaborasi bagi para murid untuk mengembangkan bakat, minat, serta kecakapan di bidang sains dan riset. Hal ini sesuai dengan Juknis Dirjen Pendis Kemenag Nomor 4657 Tahun 2025.

“Kita ingin melalui OMI, siswa madrasah dapat meningkatkan inovasi, kreativitas, pola pikir kritis, serta memperteguh akhlak mulia, wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas Zazili.


“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama," lanjutnya.

Ia menambahkan, pemenang OMI tingkat kabupaten akan melaju ke tingkat provinsi pada Oktober mendatang. Adapun puncak OMI 2025 tingkat nasional dijadwalkan berlangsung secara luring di Provinsi Banten pada November 2025.

Kick off OMI 2025 turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Way Kanan, Kasi Pendidikan Madrasah, pengawas madrasah, kepala madrasah negeri, guru pendamping peserta, serta panitia dan operator pelaksana. (Humas)

Editor : Fadilah


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil