Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Dua Guru MTsN 1 Lampung Barat Ikuti Bimtek Madrasah Pandai Berhitung dengan Metode GASING

Jumat, 20 September 2024 MTsN 1 Lampung Barat
Dua Guru MTsN 1 Lampung Barat Ikuti Bimtek Madrasah Pandai Berhitung dengan Metode GASING
MTsN 1 Lampung Barat
MTsN 1 Lampung Barat

Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Dua guru dari MTsN 1 Lampung Barat, Ismail, S.Pd., dan Erya Sujannah, S.Pd., turut serta dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Madrasah Pandai Berhitung dengan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Kegiatan ini diperuntukkan bagi para pendidik mata pelajaran Matematika dari MTsN dan MA se-Provinsi Lampung, yang dilaksanakan di Hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung, mulai tanggal 17 hingga 21 September 2024.


Metode GASING merupakan pendekatan inovatif yang bertujuan untuk membuat belajar Matematika menjadi lebih mudah dipahami, menyenangkan, serta menarik bagi siswa. 


Program ini diinisiasi untuk meningkatkan kompetensi para guru Matematika, sehingga mereka dapat menerapkan metode yang lebih efektif dalam mengajar, khususnya di madrasah. 


Ismail dan Erya Sujannah merasa sangat beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini.


Kepala MTsN 1 Lampung Barat Desi Arisandi, S.Pd.I., M.MPd., sangat mendukung penuh partisipasi dua guru tersebut dalam Bimtek ini. 


Menurut Desi peningkatan kompetensi guru sangat penting untuk terus mengembangkan kualitas pendidikan di madrasah. 


“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena ini adalah kesempatan emas bagi para guru untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar, khususnya dalam pelajaran Matematika yang sering dianggap sulit oleh siswa,” ujar Desi.


Bimtek ini dihadiri oleh puluhan guru Matematika dari berbagai madrasah se-Provinsi Lampung. Para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur berpengalaman yang telah lama menggunakan metode GASING dalam pembelajaran. 


Selama lima hari, para guru diberikan pelatihan intensif untuk memahami lebih dalam bagaimana cara menerapkan metode GASING di kelas mereka masing-masing.


Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Lampung Dr. H. Puji Raharjo, S.Ag,. SS., M.Hum. 


Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan bahwa metode GASING adalah salah satu solusi untuk mengatasi kesulitan belajar Matematika yang sering dialami oleh siswa di madrasah. 


"Dengan metode ini, diharapkan para guru dapat membantu siswa untuk lebih mudah memahami konsep-konsep Matematika dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan," ujarnya.


Selama pelatihan, para guru diajarkan berbagai teknik pengajaran Matematika yang lebih mudah dipahami. Salah satu poin penting dalam metode GASING adalah penggunaan cara-cara yang sederhana namun efektif dalam menyampaikan materi Matematika. Teknik ini melibatkan berbagai macam alat peraga serta metode interaktif yang membuat siswa lebih terlibat dalam proses pembelajaran.


Ismail, S.Pd., selaku peserta dari  MTsN 1 Lampung Barat, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini.


“Metode GASING memberikan pendekatan baru bagi kami untuk mengajarkan Matematika. Teknik-teknik yang diajarkan sangat sederhana namun efektif, sehingga saya yakin siswa akan lebih mudah memahami pelajaran,” ungkap Ismail.


Hal senada juga diungkapkan oleh Erya Sujannah, S.Pd., yang merasa mendapatkan banyak ilmu baru dari pelatihan ini. 


“Bimtek ini sangat membuka wawasan kami tentang bagaimana cara mengajarkan Matematika dengan cara yang lebih kreatif dan menyenangkan. Saya tidak sabar untuk menerapkan metode ini di kelas,” ujarnya.


Selain pelatihan teori, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung metode GASING dalam sesi simulasi pembelajaran. Dalam simulasi ini, para guru diberikan skenario mengajar yang mirip dengan situasi di kelas sebenarnya, sehingga mereka dapat langsung mempraktikkan metode yang telah dipelajari selama pelatihan.


Pada hari terakhir, Bimtek ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta. Sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa para guru telah menyelesaikan pelatihan dan siap menerapkan metode GASING dalam proses belajar mengajar di madrasah mereka masing-masing.


Desi Arisandi berharap bahwa setelah mengikuti Bimtek ini, Ismail dan Erya Sujannah dapat membagikan pengetahuan yang mereka dapatkan kepada guru-guru lain di MTsN 1 Lampung Barat. 


“Kami berharap ilmu yang didapatkan selama pelatihan ini dapat ditularkan kepada rekan-rekan guru lain di madrasah, sehingga semua guru Matematika dapat menerapkan metode GASING dalam pengajaran mereka,” ujar Desi.


Dengan diterapkannya metode GASING di MTsN 1 Lampung Barat, Desi Arisandi optimis bahwa prestasi siswa dalam pelajaran Matematika akan meningkat. “Kami percaya bahwa dengan metode ini, siswa akan lebih antusias belajar Matematika dan prestasi mereka akan semakin baik,” tambahnya.


Partisipasi MTsN 1 Lampung Barat dalam kegiatan Bimtek ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan mengadopsi metode pengajaran yang lebih inovatif dan menyenangkan, diharapkan siswa akan semakin menyukai Matematika dan mendapatkan hasil belajar yang lebih optimal.


Bimtek Madrasah Pandai Berhitung dengan Metode GASING ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para guru, tetapi juga diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih cerdas dan mampu bersaing di masa depan. Para peserta, termasuk Ismail dan Erya Sujannah, pulang dengan semangat baru untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan di madrasah masing-masing. (Betrik/Mela Basyar)