Kemenag Kota Metro (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Metro mendapatkan Piagam Penghargaan dari Walikota Metro atas Kontribusi yang sudah dilaksanakan dalam mendukung Program Percepatan Stunting di Kota Metro.
Piagam tersebut diberikan oleh Gubernur Lampung Ir.H.Arinal Djunaidi, didampingi Walikota Metro dr.H.Wahdi Sirajuddin,Sp.OG.(K).,M.H., Kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Metro H.Abdul Haris,S.Ag.,M.H.I., yang diwakili Pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro H.Deswin Fitra,S.Ag.,M.M., dalam kegiatan Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Dan Terfokus Pencegahan Stunting Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024. Senin, 10 Juni 2024 pukul 08.30 WIB bertempat di aula Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara.
Dalam kesempatan itu, Gubernur meresmikan Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Dan Terfokus Pencegahan Stunting Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024, dengan harapan Program Pencegahan Peningkatan Angka Stunting di Kota Metro dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Wahdi dalam sambutanya menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Lampung yang telah memilih Kota Metro sebagai tempat Pencanangan Gerakan Intervensi Serentak Dan Terfokus Pencegahan Stunting Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2024. Menurutnya Kota Metro memiliki angka harapan hidup tertinggi dibandingkan dengan Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.
Masih dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Kemenag Provinsi Lampung Dr.H.Puji Raharjo,S.Ag.,S.S.,M.Hum., bersama Gubernur Lampung, Walikota Metro, Plh Kakankemenag Kota Metro, Perencana Ahli Utama Biro Perencanaan Kementerian Agama Republik Indonesia Dr.H.Agus Sunaryo sebagai Ketua Tim Pencegahan Stunting, memberikan pencerahan tentang Stunting kepada Calon Pengantin Lintas Agama.
Kakanwil berpesan kepada Calon Pengantin Lintas Agama, agar dapat menjaga kesehatan lahir dan batin, dengan menerapkan gaya hidup sehat dengan pola makan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh.
Menurutnya, pencegahan Stunting dikategorikan sebagai usaha untuk menciptakan keluarga sakinah. Keluarga sakinah memiliki peran sentral dalam memberikan asupan gizi yang seimbang dan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi seluruh anggota keluarga.
Selanjutnya, Agus Sunaryo sebagai Ketua Tim Pencegahan Stunting Kementerian Agama Republik Indonesia, memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Gubernur Lampung, Walikota Metro, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, dan Kankemenag Kota Metro atas sinergitasnya dalam upaya pencegahan peningkatan angka Stunting di Kota Metro,(tgh/zae/Anggithya)