Lampung (Humas) --- Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menghadiri Khataman dan Peringatan Nuzulul Qur'an 1445 H /2024 M yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Senin (1/4) secara virtual.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan khataman Al-Qur'an 30 juz. Kemudian, dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dr. KH. Muhammad Faiz Syukron Makmun, Lc, MA.
Ketua DWP Kemenag Republik Indonesia, Hj. Hilda Ainissyifa Ali Ramdani, mengungkapkan tema kegiatan gebyar ramadhan DWP Kemenag tahun ini adalah "Merekatkan Amal di Setiap Kebaikan Bersama Harmoni Ramadan Menggapai Keberkahan".
“Pelaksanaan Gebyar Ramadhan dilaksanakan dari tanggal 12 Maret sampai 26 April 2024. Adapun kegiatannya meliputi Pembagian Paket Sembako sebanyak 2.742 paket yang diberikan kepada keluarga besar Kemenag seperti satpam, pramubakti, kaum duafa, dan sebagainya. Kedua, santunan uang kepada yatim dan duafa. Ketiga adalah pembagian takjil di Jum’at Berkah berupa nasi box dan snack sebanyak 6.200 paket yang diberikan selama 4 minggu berturut-turut di hari Kamis kepada satpam, office boy, cleaning service, driver, pengemudi ojol, taksi, bajaj, pejalan kaki, pemulung di sekitar kawasan Kantor Kemenag di Jakarta,” bebernya.
Kegiatan selanjutnya, kata Hilda, adalah Khataman dan Peringatan Nuzulul Qur’an dan akan ditutup dengan halal bihalal dan Peringatan Hari Kartini pada Bulan April 2024.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan paket sembako sebanyak 2000 paket, LAZNU yang telah memberikan dana yang dialokasikan 700 paket sembako dan santunan,” ucap Hilda.
Penasehat DWP Kemenag Republik Indonesia, Eny Yaqut Cholil Qoumas, menyoroti tema acara "Al-Qur’an Mukjizat Nabi Sepanjang Masa". Mengingatkan kita umat Islam akan turunnya pedoman hidup bagi seluruh alam yaitu QS. Al-‘Alaq Ayat 1-5. "Sebagai refleksi, kita perlu tekun membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an," ujarnya.
“Kata iqra dari ayat pertama QS. Al-‘Alaq yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dapat dijadikan sebagai pendorong, penggerak, motivasi bagi kita semua sebagai manusia untuk terus belajar sepanjang masa dalam kehidupan kita dengan harapan dapt survive, dan bahagia baik di dunia dan akhirat kelak,” terangnya.
Menurutnya, Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi sangat penting dilaksanakan sebagai upaya kita mengingatkan kembali fungsi dan peran sebagai manusia menghamba hanya kepada Allah SWT melalui jalan mencintai, memahami, mengimplementasi nilai-nilai ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak hanya dibaca dengan lembaran juz-juznya saja tanpa mencoba memahami makna-makna yang terkandung di dalamnya dan ikhtiar untuk menjalankannya,” tuturnya.
“Islam adalah agama yang terbuka dan tidak radikal. Islam melalui Al-Qur’an mengajarkan kepada kita untuk menghargai pluralisme, universalisme yang melintasi batas budaya, bangsa untuk saling bertukar fikiran dan belajar budaya, pengetahuan, dan peradaban. Ayat-ayat Al-Qur’an melintasi batas waktu dan masa, memberikan jawaban bagi persoalan manusia di setiap zamannya,” imbuhnya.
“Al-Qur’an dapat saling bergandeng tangan dengan kemajuan teknologi, bersinergi membangun peradaban dengan tetap memegang teguh keimanan,” tukasnya.
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ny. Mardhoti Puji Raharjo, mengatakan bahwa kegiatan Khataman dan Peringatan Nuzulul Qur'an 1445 H/2024 M dapat mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP Kemenag se-Indonesia.
"Kegiatan ini merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, acara ini juga dapat mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP Kemenag se-Indonesia," ujar Ny. Mardhoti Puji Raharjo.
Ny. Mardhoti Puji Raharjo mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian kegiatan keagamaan dalam bulan suci Ramadan.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah "Al-Qur'an Mukjizat Nabi Sepanjang Masa". Tema ini diharapkan dapat mengingatkan umat Islam tentang pentingnya Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam segala zaman.
"Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berlimpah bagi kita semua, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," imbuhnya.(Anggithya/Rizky Mubarak)
