Tanggamus (Humas Kemenag) —
Komitmen Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Tanggamus dalam mendukung dunia pendidikan kembali terealisasi melalui kegiatan edukatif inspiratif. Kegiatan yang merupakan implementasi dari agenda resmi organisasi, yakni "DWP Mengajar" (sebagaimana tercantum pada poin #DWP Mengajar di PAUD/TK/SD dengan materi sesuai kebutuhan peserta didik), ini digelar di MIN 1 Tanggamus. Program ini secara khusus dirancang untuk menyentuh langsung kebutuhan edukatif peserta didik dengan pendekatan yang sederhana namun berdampak.
Dipimpin langsung oleh Ketua DWP, Ika Sartika Mahmuddin Aris Rayusman, bersama jajaran anggota, DWP Kemenag Tanggamus menjalankan kegiatan pengajaran langsung ini, mengubah suasana kelas menjadi arena belajar yang interaktif dan humanis. Ika Sartika tampil sebagai pengajar tamu, membawakan materi yang dikemas secara kreatif, mulai dari dialog ringan, permainan edukatif, hingga aktivitas yang melatih keberanian. Metode ini sejalan dengan sifat kegiatan DWP yang terangkum dalam agenda mereka: Sederhana, Hemat Biaya, namun Mendorong Langsung Keb
Dipimpin langsung oleh Ketua DWP, Ika Sartika Mahmuddin Aris Rayusman, bersama jajaran anggota, DWP Kemenag Tanggamus menjalankan kegiatan pengajaran langsung ini, mengubah suasana kelas menjadi arena belajar yang interaktif dan humanis. Ika Sartika tampil sebagai pengajar tamu, membawakan materi yang dikemas secara kreatif, mulai dari dialog ringan, permainan edukatif, hingga aktivitas yang melatih keberanian. Metode ini sejalan dengan sifat kegiatan DWP yang terangkum dalam agenda mereka: Sederhana, Hemat Biaya, namun Mendorong Langsung Kebutuhan Peserta Didik.
Ketua DWP Ika Sartika menjelaskan
bahwa inisiatif DWP Mengajar merupakan upaya nyata organisasi dalam memperkuat
karakter, literasi, dan semangat belajar siswa sejak dini. Ia menegaskan,
program kunjungan pengajaran ini menjadi ruang penting bagi DWP untuk hadir
mendampingi anak-anak, memberikan motivasi, dan menanamkan nilai-nilai positif
melalui pendekatan yang lebih personal dan bermakna. Hal ini menjadikan proses
belajar terasa lebih dekat dan relatable bagi siswa.
Kegiatan tersebut mendapat
sambutan hangat dari Kepala MIN 1 Tanggamus. Beliau mengapresiasi metode
pembelajaran yang dibawakan DWP, menilai bahwa pendekatan tersebut sangat
selaras dengan kebutuhan siswa dan turut mendukung tujuan madrasah dalam
membangun interaksi edukatif yang lebih humanis. Suasana kelas tampak hidup,
menunjukkan siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk aktif, berani bertanya,
menjawab, dan berpartisipasi dalam setiap sesi.
Selain penyampaian materi, sesi
tanya jawab yang diadakan juga dirancang untuk melatih kreativitas, kepercayaan
diri, serta kemampuan berbicara di depan umum siswa. Sesi interaktif ini
berhasil membuat proses belajar menjadi menyenangkan dan meaningful, sesuai
dengan semangat kegiatan DWP yang ingin memberikan dampak langsung pada peserta
didik tanpa menghilangkan prinsip kesederhanaan dan efisiensi biaya yang mereka
anut.
Menutup kegiatan edukatif ini, Ika Sartika berharap program pengajaran langsung DWP Mengajar dapat terus bergulir di madrasah-madrasah lain di Kabupaten Tanggamus. Ia menekankan bahwa DWP Kemenag Tanggamus berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan pengalaman belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan mendorong mereka untuk terus mengembangkan diri, menjadikan DWP sebagai mitra strategis madrasah dalam mencetak generasi unggul.(frans/Mela basyar)