Tanggamus, MTsN 1 (Humas) - Madrasah
Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tanggamus telah secara resmi meluncurkan proyek
penguatan profil pelajar Pancasila (P5) sebagai bagian dari implementasi
Kurikulum Merdeka. Langkah ini merupakan upaya strategis madrasah dalam
mengembangkan kompetensi peserta didik yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Dalam rapat koordinasi yang baru
saja digelar Senin, (29/7), MTsN 1 Tanggamus telah merumuskan berbagai proyek
tematik untuk setiap tingkatan kelas. Proyek-proyek ini dirancang dengan tujuan
untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan nilai-nilai Pancasila dan mengembangkan
karakter peserta didik yang berakhlak mulia, kreatif, kritis, komunikatif, dan
kolaboratif.
Asih Kurniasari, Waka Kesiswaan di
MTsN 1 Tanggamus, menyatakan bahwa proyek P5 ini merupakan langkah inovatif
dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. "Kami berharap melalui proyek
ini, peserta didik dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan menjadi
generasi yang unggul dan berkarakter," ujarnya.
- Kelas IX proyek dengan tema
"Gaya Hidup Berkelanjutan" ini akan memfokuskan pada kegiatan daur
ulang sampah yang diintegrasikan dengan nilai-nilai kebhinekaan. Peserta didik
diharapkan mampu mengembangkan kesadaran lingkungan dan keterampilan dalam
mengelola sampah.
- Kelas VIII melalui proyek
"Rekayasa Teknologi", peserta didik akan diajak untuk melakukan
eksperimen sederhana seperti pembuatan tempe serta mempelajari konsep
demokrasi. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains dan kemampuan
berpikir kritis peserta didik.
- Kelas VII proyek "Kearifan
Lokal" akan mengasah kreativitas peserta didik melalui pembuatan taplak
meja bermotif belah ketupat dan praktikum pembuatan telur asin. Selain itu,
proyek ini juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
Proyek P5 yang diinisiasi oleh MTsN
1 Tanggamus merupakan langkah yang patut diapresiasi. Melalui proyek ini, madrasah
telah menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang
berkarakter. (In/ Mela Basyar)
