Pesawaran, Kemenag (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, membuka kegiatan sosialisasi dan pembinaan penguatan kerukunan dan moderasi beragama di Desa Sadar Kerukunan atau Kampung Moderasi, yang bertempat di Balai Desa Poncokresno, Kecamatan Negeri Katon. Acara yang berlangsung pada hari Rabu, 21 Agustus 2024 ini, difasilitasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran dan bersinergi dengan Kantor Kemenag Pesawaran, Kesbangpol, serta Polres Pesawaran.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari tokoh lintas agama dari Desa Poncokresno dan Desa Lumbirejo. Sebagai informasi, Desa Poncokresno dinobatkan sebagai Kampung Moderasi Beragama oleh Kemenag Pesawaran pada 22 Juni 2023, atas prestasi dan dedikasi masyarakatnya dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Dalam sambutannya, Farid Wajedi menyampaikan materi tentang konsep moderasi beragama, dengan penekanan pada pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. "Desa Poncokresno merupakan salah satu contoh tempat di mana umat beragama yang beragam dapat hidup berdampingan dengan sangat rukun, meskipun dengan keyakinan yang berbeda-beda dan berasal dari berbagai suku. Tokoh-tokoh di Desa Poncokresno telah berhasil menciptakan kenyamanan masyarakatnya agar selalu rukun, berdampingan, bergotong royong, dan saling tolong menolong dalam keadaan apapun," ujar Farid.
Farid juga menambahkan bahwa Desa Poncokresno telah meraih penghargaan sebagai Desa Kerukunan Umat Beragama terbaik di tingkat kabupaten bahkan provinsi. "Oleh karenanya, kita sebagai penerus dan masyarakat Desa Poncokresno harus bisa menjaga secara utuh situasi dan kondisi yang damai, sejuk, dan nyaman yang telah dibentuk oleh tokoh-tokoh pendahulu kita di desa ini," tambahnya.
Selain itu, Kapolres Pesawaran yang diwakili oleh Kapolsek Tataan menyampaikan materi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sementara Ketua FKUB Pesawaran, Yusuf Ansori, memberikan pemaparan tentang Peraturan Bersama Menteri (PBM) yang mengatur kehidupan beragama di Indonesia.
Kepala Desa Poncokresno, Mariani Hasibuan, yang turut memfasilitasi kegiatan ini, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi dan pembinaan tersebut. Mariani berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Poncokresno semakin solid dalam menjaga kerukunan dan moderasi beragama yang telah menjadi ciri khas desa mereka.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk terus memperkuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Pesawaran, serta mengukuhkan Desa Poncokresno sebagai role model dalam kehidupan beragama yang damai dan harmonis. (Bagus/Sinta/Irfan)
