Pesawaran (Humas) – Fasilitator tingkat provinsi untuk mata pelajaran Bahasa Inggris pada level Madrasah Tsanawiyah, Marco, yang juga guru Bahasa Inggris pada MTsN 1 Pesawaran, mengikuti kegiatan Refreshment Fasilitator Nasional yang bertempat di Redtop Hotel Pecenongan, Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 19 hingga 22 Agustus 2024.
Dihubungi Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melalui saluran handphone, Marco menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan proyek terbaru Kementerian Agama RI melalui MQ3ER. Proyek ini diberi nama LMS atau Learning Management System.
Refreshment Fasilitator Nasional dibuka secara resmi oleh Direktur GTK Kementerian Agama RI, Dr. Thobib al-Asyhar didampingi Ketua Komponen 3, Dr. Fakhrurrozi. Dalam sambutannya, Direktur GTK Pusat menyatakan bahwa tujuan dari pelaksanaan acara refreshment ini adalah untuk mensosialisasikan program Learning Management System. Ia menyatakan bahwa semua fasilitator yang diundang dalam acara ini adalah orang-orang yang akan diangkat atau ditunjuk menjadi fasilitator LMS di provinsinya masing-masing yang bertanggung jawab untuk melakukan diseminasi kepada para fasilitator dan pokja di provinsinya. Maka dari itu, para fasilitator yang terpilih adalah mereka yang memiliki jam terbang fasilitasi tertinggi di provinsinya masing-masing.
Untuk Provinsi Lampung, Marco terpilih menjadi peserta bersama Subaikah dari Kabupaten Lampung Selatan dan dipercaya menjadi koordinator diseminasi LMS bidang studi Bahasa Inggris pada level MTs.
“Selama 4 hari pelaksanaan refreshment, para peserta dibekali dengan pengetahuan tentang bagaimana mengoperasikan sistem LMS secara mandiri sehingga nantinya kami bisa melakukan diseminasi kepada rekan-rekan fasilitator di daerah dan juga kepada seluruh pokja tingkat MTs di Lampung,” terang Marco.
“Sebagai seorang guru yang berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, tentu saja saya merasa sangat bangga menjadi salah satu di antara 20 orang terpilih di Indonesia untuk menjadi fasilitator LMS,” tambahnya.
Marco berharap bisa mengemban tugas yang diberikan oleh komponen tiga MQ3ER dengan sebaik-baiknya dan dapat membanggakan madrasah tempatnya bertugas dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran.
“Banyak sekali
kesempatan yang diberikan kepada saya untuk dapat mengembangkan diri, termasuk
diantaranya adalah menjadi fasilitator, menjadi visitor Akmi, menjadi
instruktur Kurikulum Merdeka, dan bahkan saya juga dipercaya mewakili madrasah
saya pada ajang Guru Berprestasi se-Indonesia meskipun belum mendapatkan hasil
yang maksimal. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Bapak Farid Wajedi, Kasi Pendidikan
Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Bapak Khuzil Afwa Kahuripan
dan juga Kepala MTsN 1 Pesawaran, Ucapnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian ini, menurutnya ini merupakan bukti dari kualitas pendidikan dan dedikasi para pendidik di Pesawaran.
"Ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan, tidak hanya bagi MTsN 1 Pesawaran, tetapi juga bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pesawaran secara keseluruhan. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi dan berkontribusi lebih dalam dunia pendidikan," ujar Farid. (Sinta)
Editor : Fadilah
