Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Gerakan Tanam Sejuta Pohon Sambut Harlah IPARI ke-1 di Kecamatan Sumberejo

Jumat, 31 Mei 2024 Humas Tanggamus
Gerakan Tanam Sejuta Pohon Sambut Harlah IPARI ke-1 di Kecamatan Sumberejo
Humas Tanggamus
Humas Tanggamus

Tanggamus Kemenag (Humas) -- Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Ikatan Penyuluh Agama Islam (IPARI) yang pertama, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberejo menggelar sebuah kegiatan yang penuh makna dan manfaat bagi lingkungan. Dengan tema "Rawat Bumi Tebar Moderasi", kegiatan ini diisi dengan gerakan tanam sejuta pohon yang dihadiri oleh Kepala KUA, Drs. H. Miskin, serta para penyuluh agama.

Acara ini dimulai dengan penanaman pohon jeruk BW oleh Kepala KUA Kecamatan Sumberejo, Drs. H. Miskin. Tindakan simbolis ini menjadi penanda dimulainya gerakan tanam pohon yang kemudian diikuti oleh para penyuluh agama. Mereka secara serentak menanam berbagai jenis pohon seperti jeruk, pete, dan alpukat di sekitar Kantor KUA Kecamatan Sumberejo.

Gerakan ini bukan hanya sekedar seremoni, tetapi juga mengandung tujuan yang mulia yaitu meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat. Penanaman pohon diharapkan dapat berkontribusi pada perbaikan kualitas udara dan lingkungan hidup di sekitar Kecamatan Sumberejo.

"Gerakan ini didasari oleh kepedulian terhadap kelestarian alam. Kami berharap, melalui aksi nyata ini, masyarakat dapat terinspirasi untuk lebih peduli dan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar mereka," ujar Drs. H. Miskin.

Menanam pohon memiliki banyak manfaat jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun manusia. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan dapat membantu mengurangi polusi udara, menambah keindahan lingkungan, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis fauna. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk nyata dari moderasi beragama yang mengajarkan untuk hidup selaras dengan alam dan sekitarnya.

Penyuluh agama yang turut serta dalam kegiatan ini menyatakan bahwa gerakan tanam pohon juga menjadi bagian dari upaya mereka dalam menyebarkan pesan-pesan moderasi dan kebaikan kepada masyarakat. "Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga bumi yang kita tinggali ini. Menanam pohon adalah salah satu cara sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kelestarian alam," kata salah satu penyuluh agama yang ikut dalam kegiatan ini.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan semangat di kalangan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Kegiatan tanam pohon yang diinisiasi oleh KUA Kecamatan Sumberejo ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk melakukan hal serupa di lingkungan mereka masing-masing.

Hari Lahir IPARI yang pertama ini dirayakan dengan cara yang sangat bermanfaat dan relevan dengan tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini. Semoga gerakan ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang nyata bagi bumi dan generasi mendatang.(Frans/Mela Basyar)