Bandar Lampung, MIN 1 (Humas) —
MIN 1 Bandar Lampung kembali menorehkan prestasi. Salah satu gurunya, Yuliana
Permatasari, S.Si., dinyatakan lulus Program Beasiswa Non-Degree LPDP–Kemenag
RI pada Pelatihan Moderasi Beragama dan Internalisasi Ekoteologi. Prestasi ini
menjadi bukti komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan kontribusi bagi
madrasah.
Keikutsertaan Yuliana ditetapkan
melalui Surat Tugas Nomor 4/Mi.08.01/11/2025 tanggal 11 November 2025. Program
yang dibuka secara online ini menjaring peserta dari berbagai profesi dan
wilayah sebelum akhirnya memilih peserta terpilih untuk mengikuti pelatihan
tatap muka yang diselenggarakan Puspenma Kemenag RI bekerja sama dengan PTP UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta.
Pelatihan berlangsung 12–15
November 2025 di Hotel Santika Premiere Bintaro, diikuti 60 peserta dari
berbagai provinsi. Pembukaan dipimpin Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,
Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar, bersama Kepala Puspenma, Dr. Ruchman Basori,
yang menegaskan pentingnya penguatan moderasi beragama dan kepedulian
lingkungan bagi para pendidik.
Yuliana menyebut pelatihan ini
memberi wawasan luas dan pengalaman berharga. “Saya sangat bersyukur mendapat
kesempatan ini. Banyak ilmu dan inspirasi yang ingin saya bawa pulang untuk MIN
1,” ujarnya.
Kepala MIN 1 Bandar Lampung,
Hizbuddin Burmelli, mengapresiasi capaian tersebut. Ia berharap ilmu yang
diperoleh dapat dibagikan kepada guru dan siswa untuk memperkuat moderasi
beragama serta budaya peduli lingkungan di madrasah.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi MIN 1 Bandar Lampung dan diharapkan memperkuat upaya mencetak generasi cerdas, inovatif, berprestasi, dan islami. (Gapian/Mushollin)
Editor: Fadilah